Incurable Disease (End)

Incurable Disease (End)

  • WpView
    LECTURAS 22,744
  • WpVote
    Votos 1,947
  • WpPart
    Partes 68
WpMetadataReadConcluida lun, sep 1, 2025
Scorpius telah diultimatum sang ibu, agar tidak berurusan dengan Rose Weasley. Apalagi sampai menjalin hubungan tertentu. Tanpa tahu latar belakang, larangan tersebut, Scorpius mengiyakan. Rose Weasley. Gadis kecil berambut merah mengembang berantakan. Wajah mungil dengan bintik-bintik di sekitar hidung. Well, secara fisik dia cukup manis. Punya rasa percaya diri tinggi, keinginantahuan yang kuat. Bangga dengan segala apa yang sudah ia ketahui dan kuasai. Terdengar menyebalkan bagi Scorpius. Karena itu ia pun punya kepercayaan diri untuk tidak terlibat dengan gadis itu. Di sisi lain, larangan yang sama berlaku untuk Rose. Dari sang ayah. Ron Weasley. "Jauhi Scorpius Malfoy". Rose melakukannya. Tentu. Bocah sombong, manja, sok bossy. Siapa juga yang mau mendekatinya. Sayangnya, semakin tahun kedua insan itu semakin bersinar. Dan sinar itu bagai dua kutub l yang menuntut untuk bertemu. Apakah mereka masih bisa mematuhi ultimatum yang selalu berdenging, seolah alarm tanda bahaya?
Todos los derechos reservados
#45
scorpiusmalfoy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love, Lust And Pathetic [Scorpius Malfoy]
  • Secret Love [DRAMIONE]
  • Ephemeral
  • Destiny (Dramione & Scorose Fanfiction)
  • The Labyrinth Of Unbreakable Vow
  • My Enemy is My Love
  • The Young Lady Black [√]
  • Rahasia di Balik Cahaya Panggung
  • Sempiternal - Dramione
  • When You Tell Me That You Love Me | Dramione

Victoria tahu Scorpius akan menghancurkannya, dan Scorpius tahu dia tidak akan pernah bisa memiliki Victoria sepenuhnya. Hubungan Victoria Elise Gaunt dan Scorpius Malfoy adalah seperti menari di tepi jurang-penuh gairah, menyilaukan, tapi rapuh. Mereka mencintai satu sama lain dengan cara yang menyakitkan: terlalu banyak sentuhan, terlalu sedikit kejelasan. Tak ada janji, tak ada arah, hanya desir napas yang selalu tertinggal di kulit dan kata-kata setengah bohong yang berbisik di antara ciuman tengah malam. Victoria tahu bahwa setiap kali dia memandang mata Scorpius, yang ia temukan bukan kepastian, tapi kekosongan yang terasa terlalu familiar. Dan Scorpius? Dia mencintainya dalam diam yang memabukkan, seperti seseorang yang tahu bahwa apa pun yang dia sentuh akan hancur, tapi tetap saja tak bisa berhenti menyentuh. Mereka bukan dua jiwa yang saling melengkapi-mereka adalah dua luka yang terus saling membuka, mencari pelipur lara di dalam satu sama lain, meski tahu tak pernah benar-benar bisa sembuh. FAN FICTION Warn! The storyline doesn't follow anything from J.K. Rowling's work. It's purely from the author's own thoughts and imagination.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido