Story cover for Menulis Luka by Olive_LeBee
Menulis Luka
  • WpView
    OKUNANLAR 207
  • WpVote
    Oylar 50
  • WpPart
    Bölümler 10
  • WpView
    OKUNANLAR 207
  • WpVote
    Oylar 50
  • WpPart
    Bölümler 10
Devam ediyor, İlk yayınlanma Şub 15, 2022
Ini tentang sebuah kisah
tentang luka lama yang selalu basah
tentang pencapaian di atas pasrah
tentang merana dirundung gelisah
tentang pilu yang menjadi kisah
tentang hidup penuh kesah

Ini cerita hidup yang fana
timbul tenggelam melawan luka
berlari terengah memegang dada
mencapai bukit memandang lara

Ini hidup seorang pecundang
menulis kitab tanpa pandang
merangkai kata iringi jiwa gersang
gemerlap dunia dalam terang benderang
tak terlukis tertutup medan perang
mencari keberadaan Tuhan yang dianggap hilang
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun Menulis Luka kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#407elegi
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 10
Pikul Pilu Pada Pulangmu cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
Leonids cover
kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2) cover
The CEO's Untamed Rebel cover
30 Aksara Mahabbah [Hiatus] cover
My Wish cover
OBSERVE [GeminiFourth] cover
My SIN (GXG iam Lesbian)  cover
Rembulan Yang Sirna cover

Pikul Pilu Pada Pulangmu

26 bölüm Devam ediyor

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026