Battle Of Change

Battle Of Change

  • WpView
    قراءات 36
  • WpVote
    تصويتات 17
  • WpPart
    فصول 3
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: سبت, فبر ١٩, ٢٠٢٢
WpInfo
روائيّة
خيال
Pertarungan? Perang? Pertumpahan darah? Semua itu sama saja karena pada akhirnya akan ada yang kalah. Pemenang akan di agung kan sedangkan yang kalah akan direndahkan itulah dunia ini, tempat dimana semua lemah akan semakin direndahkan tanpa diberi harapan agar dapat menjadi hidup. Aku tidak akan berakhir seperti itu bahkan jika para Outer God memaksakan takdir itu! Bantu baca aja gpp Terima kasih
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Crimson Veil
  • ANTIROM: The Marionette ✓
  • Please Divorce Me Villain, I'll Raise the Child Alone
  • " SATRIA "
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • menjadi pemimpin wilayah terlarang
  • Who rules among the rulers
  • SENGSARA

Di dunia yang dibentuk oleh kehendak dan kekuatan, hanya segelintir yang terlahir dengan kemampuan untuk menantang takdir. Nova, pemegang Rank S termuda di Akademi Aetherion, tidak hanya mewarisi seribu pedang dari leluhurnya-ia juga mewarisi rahasia kelam yang dapat mengoyak keseimbangan dunia paralel. Saat organisasi bayangan yang dipimpin oleh sosok misterius bernama **Orion** perlahan menunjukkan taringnya, Nova terseret dalam konflik yang bukan sekadar perang antar akademi, melainkan benturan antara *kehendak manusia* dan kekuatan kuno yang lebih tua dari waktu. Bersama rekan-rekannya-Nevara si penyegel yang kehilangan masa kecilnya, Rafa si pewaris terakhir Klan Nadir, Senja sang ahli strategi, Reiner sang petarung agung, dan Freya sang penyembuh maut-Nova menghadapi musuh-musuh yang tidak hanya ingin menghancurkan dunia, tetapi juga menghapus semua *kemungkinan untuk berubah*. Namun pertarungan terbesar bukanlah melawan Orion, melainkan melawan versi muda dari diri mereka sendiri-luka, ketakutan, dan penyesalan yang selama ini mereka sembunyikan. Dalam puncak pertempuran yang mengguncang batas dimensi, Nova tidak hanya menurunkan pedangnya untuk bertarung. Ia berdiri sebagai simbol bahwa **masa lalu tak bisa dihapus, tapi bisa diterima**. Dan bahwa harapan, meski rapuh, tetaplah kekuatan paling kuat di antara reruntuhan dunia. Setelah semua retakan diperbaiki, dan bintang-bintang kembali bersinar di langit malam, mereka yang bertahan tidak memilih untuk memerintah atau dielu-elukan. Mereka memilih untuk hidup-membuka sekolah, menanam taman, mengasuh anak-anak, dan menjaga rahasia dunia dengan tenang. Karena pada akhirnya, *kemenangan sejati bukan tentang siapa yang paling kuat... tapi siapa yang masih bisa mencintai setelah semuanya runtuh.*

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى