A Big Mistake

A Big Mistake

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 16, 2022
Ketika sebuah kesalahan, meminta pertanggungjawaban. Ara yang masih duduk di bangku SMA berusaha menjadi ibu terbaik untuk buah hati yang tidak sengaja hadir dalam rahimnya. "Dasar brengsek!" Dia melempar puluhan benda kecil berbentuk pipih ke arah Dipta. Cowok yang pernah tidur dengan Ara pun membungkuk, mengambil salah satu benda pipih itu. Seketika wajahnya memucat, ia menelan kasar salivanya saat melihat dua garis merah pada alat tes kehamilan tersebut. Sedetik kemudian, dia menatap Ara penuh tanya. "Lo, hamil?" tanyanya, parau. "Iya lah! Lo brengsek banget, sih?" Ara mendekat demi meluapkan emosi. Memukuli dada bidangnya. Meremat bajunya yang basah setelah hujan-hujanan untuk menemui gadis itu. Bagaimana kehidupan sekolah mereka berdua setelah kejadian ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Persona
  • REGATHAN [END]
  • SOLITUDES
  • DIA YANG TERBUANG
  • KIARILHAM【END】
  • Teen Unplanned Pregnancy
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • AKSATA (SELESAI)
  • My Cold Husband [COMPLETED]
  • Tightrope [Completed]
Persona

TERBIT 📖 - Ara tahu ada rumor tidak mengenakkan tentang Della yang beredar di sekolah. Kepintaran Della memang tidak diragukan, tapi rumor tentang kehidupan malam cewek itulah yang sering dibicarakan teman-teman sekelasnya. Ara tak terlalu peduli, toh gosip itu tidak mengganggu program belajar bersama mereka untuk lomba sains tingkat kota yang akan dilaksanakan bulan depan. Namun, sore itu Ara melihat Della dijemput seorang cowok. Cowok yang pernah dan masih singgah di hati Ara--Elvan. Ara berusaha menghilangkah praduga di kepalanya mengenai hubungan Elvan dan Della. Namun, tetap saja dia gagal merealisasikan keinginannya itu. Dia tersenyum getir saat kepingan kenangan itu kembali muncul. Lagi. - Persona Copyright©2017 by Sirhayani

More details
WpActionLinkContent Guidelines