MEMORIES [ON GOING]

MEMORIES [ON GOING]

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2022
Kisah romantis klasik era penjajahan. Tahun-tahun sulit dimana tak ada kebebasan. Bahkan untuk mencintai seseorang. Seorang bangsawan dan budak, tak pernah terlintas di kepala mereka akan seperti ini. Saling mencintai dan sadar semua ini hanyalah omong kosong. Bella yang seorang Noni jatuh cinta pada pria inlander (pribumi) yang menjadi pelayan di rumahnya. Pria inlander yang terlahir dari seorang pelacur, kehidupan keras membuatnya memiliki jiwa pemberontak. Masing-masing memiliki pasangan, namun mereka sadar perasaan ini tak dapat ditipu lagi. Kenyataan bahwa mereka saling mencintai. 1898, tahun dimana mereka hidup. Setiap hari berharap perang berakhir dan hidup bersama. Pemberontakan, pembunuhan, tangisan, kegilaan, kebahagiaan, jeritan, semua itu mereka saksikan. Begitu banyak rahasia dan dosa yang belum terungkap. ❁❁❁ "Aku menyukai mu, aku tahu ini omong kosong. Tapi aku tidak bisa hidup tanpa omong kosong itu. Beri aku alasan yang kuat maka aku akan berhenti. Jika tidak ada beri aku harapan supaya aku tetap berusaha. " -DIMAS
All Rights Reserved
#4
arabella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Veil of the Elf Prince [ON GOING]
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • A Great Woman, Bella
  • True Love [SELESAI]
  • MELANDERI ✅
  • [Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh
  • LOVE YOU FOREVER (gxg)

🔞 #slowburn Tidak ada yang lebih Jia Lillianne inginkan di usianya yang hampir menginjak kepala tiga selain pernikahan, tetapi bukan berarti juga ia akan menikah dengan sembarang pria. Ia tetap mendambakan sebuah ikatan yang lahir dari cinta. Namun, sebuah kecelakaan merenggut kebebasan hidupnya hanya dalam semalam. Setelah kilasan cahaya magis menghantamnya, Jia terbangun dan mendapati dirinya tidak lagi berada di dunia manusia, melainkan di dunia para elf. Sialnya lagi, seorang pangeran elf tiba-tiba muncul dan menagih janji lama kepadanya. "Kau berhutang janji padaku, gadis manusia," ujar sang pangeran. "Sekarang kau harus membayarnya. Menikahlah denganku ... atau hadapi konsekuensinya." 💟Amazing cover illustration by Pen Salto #1 in petualangan [01/07/2026]

More details
WpActionLinkContent Guidelines