Terjerat Pesona Adik Ipar

Terjerat Pesona Adik Ipar

  • WpView
    Reads 14,350
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 4, 2025
Mas Yoshua merupakan pria lembut dan baik hati. Aku sangat beruntung bisa terpilih menjadi pendamping hidupnya di saat banyak sekali perempuan di luar sana yang mendambakan sosok pria seperti dirinya. Tampan, muda, seorang pengusaha sukses, wanita mana yang tidak menginginkan sosok sempurna seperti itu? Namun, tampaknya benar apa yang dikatakan orang, bahwa manusia itu pada dasarnya serakah, tak pernah puas, dan selalu menuntut lebih banyak. Ya, pada kenyataannya itu terjadi padaku. Tidak hanya Mas Yoshua, bahkan aku terjerat oleh pesona adik kandungnya, Kenzo. Sosok laki-laki yang nyaris bertolak belakang dengan Mas Yoshua dalam segi karakter. Kenzo merupakan sosok yang cenderung pendiam, tapi entah mengapa tatapan matanya selalu berhasil membuatku tak berkutik. Ayolah, dia hanyalah seorang bocah SMA yang masih berusia belasan tahun. Mana mungkin aku tergoda pada sosok ingusan begitu? Tapi tidak, bocah yang kukira masih polos dan ingusan, nyatanya jauh lebih berbahaya dari perkiraanku. "Kak, boleh minta tolong?" Sepasang hazel pekat itu menatap lekat padaku, "Ada yang butuh ditenangin di bawah sana. Kakak bisa kan bantu tenangin?" Dan sialnya, hanya dengan senyuman tipis yang nyaris jarang ditunjukkannya pada siapapun, nyatanya berhasil membuatku mengangguk dengan bodohnya dan bersedia menuruti keinginannya begitu saja.
All Rights Reserved
#116
ipar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WIN-LOSE SOLUTION ✔
  • Blame The Silence (END)
  • Males, ribet.
  • ISTRI BAYARAN-PEMUAS NAPSU (ON GOING)
  • Unplanned marriage
  • Please, Love Me (END)
  • LYVARU
  • No Longer In Love

May contain some mature scenes (Tamat) Hidup Nicholaa Antonetta Djatmika benar benar sudah berada di ujung tanduk. Masa depannya kini suram semenjak ia di drop out dari universitasnya. Ia menutup rapat rapat hal itu, sebab keluarganya tidak akan senang menerima kenyataan tersebut. Dengan masa lalu yang suram, begitu juga masa depan yang tidak ada harapan, Nicholaa bertemu dengan seorang pria yang ia anggap sebagai keselamatannya. Atau mungkin sebaliknya... Pieter Alexandra Natadikusuma adalah pria pikun di umurnya yang masih 30an. Sebagai bos, sikap banyak maunya membuat hanya segelintir orang yang mampu bertahan di sekitarnya. Kemudian ia bertemu seorang wanita yang nasibnya diujung tanduk. Wanita itu terlihat mudah dikendalikan apalagi, nasibnya yang sudah tidak tertolong lagi, membuatnya tidak memiliki banyak pilihan. Atau mungkin memang hanya kelihatannya saja... *** "Dengar, Anton, kamu nggak boleh resign sampai saya yang suruh," ucap Pieter dengan nada tegas. Nicholaa mengeryitkan kening keberatan sekaligus bingung. "Kamu tadi bilang sa-" "Apa saya pernah bilang kamu boleh membantah?" Aura Pieter semakin pekat saja hingga membuat Nicholaa khawatir ia akan dijadikan korban persembahan malam itu. Menentang Pieter dalam kondisi seperti ini sama sekali bukan opsi yang bagus. "Ng-nggak," jawab Nicholaa sambil menundukkan kepala. "Tatap mata saya kalau sedang berbicara." Refleks Nicholaa menaikkan kepalanya perlahan dan menatap mata Pieter yang dingin dan tidak bersahabat sama sekali. Nicholaa merasa tenggorokannya kering karena tatapan itu. Tubuhnya menegang waspada karena aura Pieter yang begitu mendominasi. Pria itu seperti akan memakannya bulat bulat sekarang hanya dengan tatapan tajamnya dan aura tidak bersahabatnya. "Saya membenci kamu, Anton." ucap Pieter pelan lalu menarik tengkuk Nicholaa dan mencium bibir wanita itu dengan frustasi. All rights reserved 2018 ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines