When We Drown [TAMAT ✔]

When We Drown [TAMAT ✔]

  • WpView
    Reads 1,637
  • WpVote
    Votes 431
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Dec 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Best Author WPRD Batch 2 🌹🌹🌹🌹 Kata orang, hidup itu adil. Tuhan sangat adil. Namun, sepertinya kalimat itu tak pernah berlaku padaku. Aku pikir, dengan kondisi ibu yang sakit-sakitan, aku bisa bekerja sama dengan keluargaku yang lain untuk merawat ibu dan hidup bahagia. Namun, aku salah. Keluarga bukan tempatku bernaung, bahkan mengadu. Mereka hanya makhluk penghancur yang Tuhan ciptakan untuk menghancurkan hidupku. Dan aku benci hidupku. ~Amanda Sasmita~ Banyak orang yang mengatakan, hidup ini adalah sebuah sistem tabur tuai. Apa yang kau tabur, itu juga yang akan kau tuai. Semua berhubungan. Namun, kenapa hidupku sepertinya berjalan jauh dari sistem itu? Aku menabur kebaikan. Memberikan semua yang kupunya pada orang yang kupikir akan menjadi satu-satunya dalam hidupku. Namun, yang kutuai bukan kebahagiaan. Melainkan sebuah pengkhianatan. Tabur tuai. Cih. Itu hanya alibi bagi mereka yang selalu bahagia. Kalimat itu bukan untukku. ~Kala Bagaskara~ *Bijaklah dalam memilih bacaan*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Ramesta (RAHASIA SEMESTA) |REVISI
  • Strong Girl[END]√
  • ALGARENDRAS [SELESAI]
  • Diam Tak Bisu (END)
  • Arfan & Syeira
  • hate rain
  • GALANG [SELESAI]
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • ALTER EGO (TAMAT)

Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines