Tacende (On Going)

Tacende (On Going)

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 10, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Beberapa orang pernah bilang bahwa semesta punya begitu banyak keajaiban. Beberapa bilang semua akan indah pada waktunya. Beberapa bilang keajaiban semesta merupakan hal terbaik dari yang terbaik. Namun, kenapa rasanya tak ada sepercik keajaiban untuknya? Kenapa semesta begitu lama membuatnya menunggu, hanya untuk merasakan apa itu keajaiban ?? Kenapa harus memberi harapan jika pada akhirnya kalimat itu tak akan pernah bisa menjadi bagian dari hidupnya ???
All Rights Reserved
#703
sendiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayang Keabadian ✔
  • Hidden Pain
  • Hari Ini untuk Esok
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • For The Sweetest, Keyla [END]
  • ALFAREZEL [SELESAI]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Stop It, Darka! [END]
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]

Semesta selalu punya cara memberikan kita sebuah kejutan. Jalinan asa yang tak pernah diduga sebelumnya membawa kita pada masa yang baru. Saling berbagi rasa hingga mengungkapkan segala keluh kesah. Nyatanya masih banyak rahasia yang sengaja disimpan rapat oleh semesta. Kita hanyalah sebuah kebetulan yang dipertemukan untuk mengurai rasa sakit yang membelenggu jiwa. Siapa yang menyangka, rasa yang sudah tumbuh terlalu dalam ini akan menyakiti banyak pihak. Semesta benar-benar sangat tahu untuk membuat kita sadar, jika tak selamanya hidup hanya tentang tawa. Rasa yang tak bisa dideskripsikan bagaimana bentuknya. Berat jika dijabarkan dengan lantang. Nyatanya aku hanyalah manusia yang masih berharap jika semua ini adalah mimpi belaka. Masih menyisakan sedikit harapan untuk kita bisa bersama. Namun, apakah semesta akan merestuinya atau nantinya kita akan berpisah dengan hati yang lapang? tidak ada yang tahu masa depan itu seperti apa. Aku hanya berharap kita mampu berdamai dengan segalanya. Gemi Nirwasita Abiyasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines