The Forgotten Masterpiece [S2]

The Forgotten Masterpiece [S2]

  • WpView
    Membaca 758
  • WpVote
    Vote 101
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 24, 2026
Langkah-langkah kecil menggema lembut di lorong pameran museum. Lampu-lampu kuning temaram menyinari barisan artefak yang diam, membisu dalam keabadian. Di tengah ruangan utama, berdiri sebuah patung marmer tinggi - seorang perempuan berzirah, tombak di tangan kanan, perisai di kiri. Wajahnya teduh namun kuat, mata kosong menatap jauh melampaui zaman. "Patung apa itu?" tanya seorang anak kecil, suaranya melengking polos dalam ruangan yang sepi. Gadis itu - sekitar akhir tiga puluhan - berdiri tak jauh, memandangi patung dengan pandangan yang lebih dalam dari sekadar kekaguman. Ia menoleh, rambut hitamnya jatuh melewati bahu, lalu menjawab, "Itu seorang dewi." Anak itu menatap ibunya dengan wajah penuh tanya. "Dewi? Siapa namanya?" Senyum tipis muncul di wajah gadis itu, seolah menyambut kenangan yang lama tertidur. "Athena," katanya lirih. "Cantik, bukan?" Jawabannya menggantung di udara, mengisi celah-celah waktu yang sejenak terasa beku. Dalam tatapannya yang diam, museum itu memudar. Bau marmer dan udara dingin AC berganti dengan aroma buku tua, kopi murahan, dan suara tawa muda. Gadis itu - lebih muda beberapa tahun, duduk di antara tumpukan catatan dan lukisan - kembali hadir. Di masa itu, semuanya baru dimulai.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
re
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • De Andere Weg
  • PERIHELION
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Little Prince
  • Change The Protagonis Fate (END)
  • MY EX-RIVAL
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain

Usai menamatkan novel 'Amarilis' dengan isak tangis, Liona Caroline bangkit mencari seteguk air. Namun, dunianya mendadak jungkir balik. Kamar baby blue-nya menguap, berganti menjadi ruang mewah nan asing yang terasa dingin. Seolah tinta yang ia baca belum kering, Liona justru tersedot masuk ke dalam narasinya. Bukan sebagai protagonis wanita, ia malah terbangun dalam raga Liona Penelope, tamu yang diamanahkan bernaung di kediaman megah nan mewah keluarga Van Hassel, selagi orang tuanya menempuh perjalanan bisnis jauh. Sialnya, raga ini adalah sekutu licik Harvey, dalang yang menyabotase kisah Noah dan Angela sejak pertengahan hingga babak akhir novel. Haruskah ia mengacak-acak alur ceritanya?? Satu hal yang pasti, ia tidak sudi menjadi bidak dalam rencana siapa pun disini! ••• RunisaLaa. Cover from pinterest. Rank: #5 fiksi 22-03-2026 #1 fantasy 23-03-2026 #1 slowburn 10-04-2026 #1 sekolah 15-04-2026

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan