Apakah kita salah?

Apakah kita salah?

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 6, 2022
Lirik lagu sangat menggambarkan kita. Tuhan memang satu, kita yang tak sama. "gimana kalau kamu di baptis? " Aku tersenyum. "aku memang mencintai mu, tapi aku lebih cinta tuhan ku" Jelas sudah perbedaan di antara kita. Lalu aku harus apa saat perbedaan itu jelas melingkupi kita. Tembok itu terlalu tinggi untuk kita lewati dan terlalu kukuh jika harus rubuh, dan kita terlalu mustahil untuk bersatu. Kita adalah dua ikhlas yang berbeda. Aku dengan keimanan ku dan kamu dengan kepercayaan mu. Kita memang bisa bergandengan tangan, kita bisa berjalan ber-iringan namun tetap pada jalan yang berbeda, karena pada akhirnya arah surga mu dan surga ku tak akan pernah sama. Mari kita menyerah saja pada hal yang nanti nya tetap akan berujung sia-sia.
All Rights Reserved
#59
arunika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANGGARA
  • A high wall for us
  • IzinkanKu Untuk MelupakanMu [COMPLETED]
  • ELBITHARA
  • Langit Semesta
  • Seamin Tak Seiman
  • Istiqlal & Katedral [LuRah]
  • different religion
  • Because of Fate [END]
ANGGARA

FOLLOW SEBELUM MEMBACA . JANGAN LUPA VOTE DAN TINGGAL KAN JEJAK. . Hanya kata amin yang sama, yang sering kita ucapkan namun cara berdoa kita berbeda, kamu berdoa dengan menggengam kedua tanganmu, sedangkan aku mengadah. Tempat ibadahmu adalah gereja sedangkan aku Masjid , dan aku mengucapkan Asalamualaikum, sedangkan kamu shalom. Begitu banyak perbedaan yang terlihat, tapi mengapa perasaan ini tetap sama?. Apakah kita dapat bersama untuk selamanya? apakah kamu akan menjadi milikku? Dan apa kamu siap menjadi umat tuhanku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines