Riddle Of My Life

Riddle Of My Life

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Feb 17, 2022
Apa jadinya jika tiba tiba ada orang yang mengaku bahwa dia bisa meramal masa depan kalian? Bukankah kalian akan berfikir bahwa itu adalah sesuatu yang aneh? Dan bagaimana aku tidak kaget saat orang itu malah berbicara buruk tentang masa depan diriku. Dari mulai aku mengalami kecelakaan lah, teman-temanku yang penghianat, nikah dengan suami yang tukang selingkuh, dan dia mengatakan bahwa orang tuaku palsu. Hai, itu sungguh karangan yang sangat buruk. Dan aku yakin aku tak akan pernah mempercayai ramalan-ramalan yang diberikannya untukku. Lagi pula mana ada di zaman yang begitu canggih abad ini masih ada orang yang mempercayai hal hal seperti itu. Walaupun aku menjadi sedikit was-was si. Hanya sedikit. Iya benar, hanya sedikit saja. Bukannya aku percaya, namun menjadi lebih waspada bukankah itu lebih baik?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INCANTO (Tamat)
  • A Day In My Love
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • Dua yang Satu [kumpulan cerpen]
  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • GENRENYA SALAH! (Tamat)
  • Memories in Moon
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Caliorate: The Wilted Gardenia
  • Istri Sah Ikky [B×B]

Suami yang kucintai dengan segenap hati selama ini tidak membalas perasaanku. Dia menikahiku demi memenuhi permintaan kakekku. Begitu kakekku meninggal, ia memutuskan memberiku surat cerai. Aku yang terlalu dibutakan emosi pun menolak, membuat kekacauan, dan semakin memperparah hubunganku dengan suamiku. Adapun yang tidak kuketahui ialah, suamiku memiliki rasa terhadap saudari tiriku. Segalanya begitu tidak masuk akal. Perjuanganku sia-sia, cinta tidak kudapat, dan sakit hati menjadi menu utama di piringku. Tubuhku melemah, penyakit menjamah, kemudian kematian tiba. Di saat napas terakhirku berembus, aku berjanji kepada diri sendiri. Berjanji bahwa bila ada kesempatan kedua, aku takkan mengemis cinta kepada siapa pun. Kemudian keajaiban yang dikisahkan dalam fiksi pun menyentuhku. Aku kembali ke masa lalu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines