Cahaya Dalam Kegelapanku

Cahaya Dalam Kegelapanku

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 5, 2022
"Aku ga bakal menyukai apalagi mencintai dirimu seumur hidupku" ~Gavriel Mahendra "Mari kita liat nanti, ku harap kau tidak akan menyesal dengan perkataan mu hari ini, perkataan yang sering kau ucapkan" ~Aneisha Daviandra Aneisha Daviandra, seorang gadis malang yang terkena luka bakar di wajahnya pada saat ia kecil, ketika ia membantu seorang anak kecil yang hampir seumuran dengannya keluar dari kebakaran. Sehingga wajahnya terdapat luka bekas bakar tersebut dan semua orang selalu mengejeknya orang jelek dan berburuk rupa. Sehingga saat wajahnya sudah sembuh ia memilih untuk merahasiakannya dengan cara membuat luka palsu yang mirip dengan luka lamanya dan ia mempunyai alasan yang kuat mengapa memilih merahasiakan kesembuhan wajahnya dari semua orang bahkan dari keluarganya juga. Yang mengetahui wajahnya telah sembuh hanyalah sahabatnya, sahabat yang selalu menemani di mana pun ia berada dan dalam keadaan apapun. Suatu hari, ia dijodohkan dengan anak dari sahabat ayahnya. Pemuda yang dijodohkan dengannya terkenal dengan sifat dingin dan kejamnya. Bagaimanakah nasib Aneisha setelah menikahi pemuda tersebut? Apakah Aneisha dapat mencairkan es batu tersebut dan apakah wajahnya yang sudah sembuh dapat ia sembunyikan dari pemuda tersebut? Apakah alasan Aneisha merahasiakan kesembuhan wajahnya dari keluarganya??
All Rights Reserved
#176
wattpadstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Let Me Love You Longer
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)
  • MEISYA
  • DIA PERGI?!
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Cita-Cita Terhalang Luka,Larentya
  • REIAR
  • SELF LOVE
  • KEPERGIAN SENJA
  • Prenuptial Agreement

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines