UNSPOKEN FEELINGS

UNSPOKEN FEELINGS

  • WpView
    LECTURES 17
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mai 5, 2022
"It's been a long time," kataku dengan senyum yang cerah kepada pria yang yang tidak kutemui sejak sembilan tahun terakhir. Saat ini, dia menjadi lebih tinggi, kulitnya sedikit lebih cerah, tentu saja wajahnya terlihat jauh lebih dewasa dibanding terakhir kali aku melihatnya. Oh! Satu lagi, sekarang dia benar-benar memakai kacamata. Banyak kesempatan yang dapat mempertemukan Aku dengan dia selama ini. Tetapi, aku yang selalu melewatkan kesempatan itu dan menghindarinya. Entah karena Aku yang tidak bisa menemuinya atau karena Aku memang tidak mau. Sekarang Aku sangat baik-baik saja dan tidak ada rasa aneh itu lagi. Tetapi, menghilangkan jejak seseorang yang pernah mengisi hatimu bukan hal yang mudah, kan?
Tous Droits Réservés
#567
flashback
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Bara & Tara
  • After Nine Years
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)
  • Terima kasih Ravindra
  • The First, Not the Last

Tak pernah terbayangkan sebelumnya bagaimana rasanya jika sebuah ruang hati yang hampa dikunjungi oleh hati lain yang keadaannya pun tak jauh berbeda. Bukan sebuah kesunyian yang terasa, melainkan tentang sebuah usaha untuk saling mengisi dan saling membahagiakan. Tentang sebuah hati yang membuat diriku selalu jatuh cinta hingga kini. Awalnya memang membuatku berpikir, bingung dan berpikir, terus saja seperti itu. Lucu, tidak pernah bisa disangka-sangka. Hingga pada akhirnya kisahku denganmu ini tetap selalu akan tersimpan di dalam ingatanku dengan hangat, selalu hangat dan tetap hangat. Untuk calon pembaca yang pernah tenggelam dalam sebuah harapan, ini kisahku untuk kalian, untukmu, untuk kamu di masa lalu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu