AMARILLYS

AMARILLYS

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 8, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
amarillys; (inggris) : berkilau . . . . . "Dia cantik ya, Sal? Dia lebih cantik dari aku.." Faisal menggeleng tak suka, "Kamu yang paling cantik, Dayang." "Bunda juga cantik. Ayah juga bilang bunda paling cantik sedunia. T-tapi..." Lebur sudah. Tangisan Dayang pecah lagi. Lebih deras dari yang tadi. Lebih terasa sakit dari yang tadi. Terjawab sudah kenapa Dayang uring-uringan. Dan Faisal sudah bisa menebaknya. Faisal mengerti, ia sudah mengambil jalan untuk memulai hubungan dengan perempuan yang baru saja dipatahkan hatinya oleh orang yang paling ia percayai. Jadi ia juga harus siap menghadapi segala pikiran-pikiran tak masuk akal yang menurut perempuan itu bisa terjadi. Faisal raih tubuh rapuh itu ke dalam pelukannya, ia elus punggung belakang dan ia ciumi puncak kepala gadis itu dengan amat hati-hati. "Sayang.."
All Rights Reserved
#560
perempuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Letters [END]
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Moonstruck
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • RAFKA [REVISI]
  • Fight For You
  • Sleeping With My Boss
  • KOSTAN JANUARTA
  • Farel Dan Bella
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines