"Kak, bisa anterin aku ke toko buku?"
"Maaf, Ala, tapi Anya lagi butuh gue."
---
"Kak, bisa temenin aku? Aku sendirian dirumah,"
"Gak bisa, gue lagi nemenin Anya keluar"
---
"Kak, aku butuh kamu, aku udah gak punya siapa-siapa, bisa kesini?"
"Gue mau putus, Ala."
Alana terlalu fokus pada Reygan hingga ia tak menyadari keberadaan seseorang yang selalu berada disampingnya, seseorang yang selalu menjaganya, seseorang yang selalu memerhatikannya tanpa menunjukkan keberadaannya.
Cerita ini hasil pemikiran aku sendiri, jika ada kesamaan dalam cerita maka itu ketidaksengajaan.
Banyak adegan kekerasan, kata kasar, dan yang lainnya ! ! !
Dukung author dengan follow dan berikan vote kalian pada setiap bab nya.
Penasaran? Baca langsung, yuk...
SEBAGIAN PART ACAK, MOHON DI MAAFKAN🙏🏻
Manusia memang boleh berencana, namun tentang hasil? Tetap saja, Itu akan selalu menjadi rahasia tuhan.
Kisah ini memang klise, tetapi tetap saja banyak rintangan dan masalah harus mereka hadapi.
[Saya tidak pandai untuk membuat blurb dengan kata-kata yang bagus/menarik, maka dari itu jika kalian penasaran dengan ceritanya, silahkan dibaca kisahnya rega dan alena dari awal hingga akhir. Matur Suwun 🤗]
****
'Tidak perlu banyak kata untuk menjelaskan, jika pada akhirnya kamu meninggalkan.'
-Rialena Veranica
'Caraku untuk mencintaimu dalam diam memang salah.
Namun, percayalah bahwa aku selalu meminta pada tuhan tiada henti, agar kamu menjadi pendampingku kelak.'
-Arkharega Adyatama
''''
Dimohon untuk tidak menjiplak / meniru karya saya. Sebab, karya ini memang benar2 dari hasil pemikiran saya sendiri 🙂.
Jika kalian membaca cerita ini, jangan lupa untuk 'Vote & Comment'
Terima kasih.
~HAPPY READING~
Salam,
Shei