my stories

my stories

  • WpView
    Membaca 1,068
  • WpVote
    Vote 425
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Nov 1, 2022
Bagaimana jadi nya jika tubuh berpisah dengan jiwanya? Aneh bukan? Mungkin kita pikir itu hanya opini semata Namun bagaimana dengan kisah laki laki yang berumur 17 tahun ini? Dia harus memperbaiki kesalahannya,demi bisa kembali lagi ke tubuhnya ~~~~ Yang lagi sad silahkan berkunjung ke cerita ini. Yang lagi putus hati patah cinta atau putus tali BH Boleh banget baca cerita ini. Di suguhkan denga humor yang akan membuat kalian tertawa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#29
pasha
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Be Yours
  • Bayang Dalam Tubuhmu
  • Ayesha Transmigration
  • Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja
  • Argithan √
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • VINDEYLI
  • ALEYA~~
  • Crazy Couple [End] ✔
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan