Story cover for Cegan?  by ayamgorengipin3
Cegan?
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 18, 2022
Kisah seorang gadis yang bernama Ramadani Putri Anastasia, nama yg cantik bukan? tapi tidak dengan orangnya. Ia memiliki muka yang amat tampan hingga para gadis tergila gila padanya. 

"kak boleh minta no hpnya gak" ucap seorang gadis yang menghampirinya. 

Ia mengerutkan keningnya, maksud bertanya untuk apa gadis itu meminta no nya?. 

"ah inilah, untuk chat kakak lah"ucap gadis itu dengan ya suara yg di imut imut kan

"gua cewe" ucapnya lalu pergi meninggalkan gadis itu yang membeku
All Rights Reserved
Sign up to add Cegan? to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
 CHARIVA SQUAD by AiraBurdah7
20 parts Ongoing
"semoga kita selalu bersama sama ya,"ucap gadis cantik berambut sebatas pinggang yang bernama tag Chariva. "semoga aja," jawab laki laki berparas tampan yang sedikit acak acakan bernama tag arata. "senjanya indah banget,"ucap Ayya dengan senyuman. "Namanya juga senja ay," jawab Raegan yang tengah bermain hp. Setelah sekian lama berdiam diri dengan kegiatan mereka masing masing. Tiba tiba ayya bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana. "Va,"panggil Raegan. "hmm?"saut Riva. "Kenapa tuh bocah malah pergi," tanya Raegan yang keheranan. "Gak tau tuh," jawab Arata. Baru saja di bicarakan, tiba tiba ayya datang dengan membawa kantong plastik di tangannya. Setelah di buka kantong plastik itu, ternyata berisikan es krim yang baru saja di beli oleh ayya di depan sana. "Widih beli es krim kamu ay?" Tanya Riva seraya bangkit dari duduknya untuk mengambil es krim miliknya. Ayya yang di tanyain seperti itu tentunya mengangguk. "iya kak," ucap Ayya sambil membuka bungkus es krim miliknya. Saat es krim milik ayya terbuka, dia mengoleskan sedikit es krim itu ke tangannya dan mengarahkan tangan yang terkena es krim itu ke arah Chariva. "Ayya," reflek Riva saat tangan Ayya yang terkena es krim itu berhasil mengenai wajah Chariva. "Hahaha ," tawa Ayya seraya berlari agar tidak bisa tertangkap oleh Chariva yang juga ingin mengoleskan es krim. Saat Chariva dan Ayya sibuk berlarian di situ Arata dan raegan hanya duduk memakan es krim dan memandangi kedua gadis itu. "Lucu ta," ucap raegan seraya memakan es krim miliknya. "Iyaa semoga bisa terus kayak gini," Jawab Arata dengan memakan es krim dan memotret dua gadis itu dari jarak jauh. "hahaha," tawa mereka bersama. senja ini menjadi saksi kedekatan antara mereka berempat. Semoga mereka bisa terus seperti ini sampai nanti.
LALA by nurleniwahyu
16 parts Complete
Tawa, cinta dan luka Lala Anastasya Rifani, gadis SMA biasa yang memiliki sifat ceria, ia harus bertemu dengan seorang pemuda yang dingin, namanya Rio Arfan arsyifki , yang membangun sebuah tembok acuh yang menjulang tinggi, itu ia lakukan agar tak ada celah untuk orang lain melihat luka yang sengaja ia tutup dari dunia. Sampai akhirnya perlahan kekuatan tembok itu tak bertahan lama, sedikit celah mulai terlihat, saat ia mulai terbiasa dengan kehadiran Lala yang membawa kehidupan sepi nya menjadi sedikit berwarna. Lala yang selalu hadir di setiap harinya, membawa sebuah alasan pertemanan, agar dirinya dapat selalu melihat rio, Alasan Sederhana namun dapat membawa dirinya menjadi jatuh kepada pemuda dingin itu. lalu, bagaimana dengan luka yang sengaja di tutup oleh Rio? Apakah Lala bisa menerima , kekurangan dan menjadi obat untuk luka itu? Bagaimana dengan kelanjutan hubungan keduanya? ------- " Sekarang kita temen" ucap Lala tiba tiba disertai tangan yang sudah bersiap menerima uluran tangan Rio " Hari ini, besok dan seterusnya Lo ga akan pernah gue anggap temen gue, gue benci cewe yang sok baik kaya Lo! Dan satu lagi gue peringatin jadi cewe jangan belagu!" Balas Rio dengan suara tajam dan sorot mata yang seolah olah ingin menghabisi Lala hidup hidup " Gapapa kalo Rio ga mau anggap Lala temennya Rio, tapi Lala yakin di suatu hari nanti Rio pasti butuhin Lala buat jadi temen... Temen hidup misalnya xixixi" ucap Lala santai dan jangan lupakan senyum manis yang selalu setia bertengger di bibir ranum nya " Sinting!" Selamat membaca:) Ini cerita pertama ku, maaf kalo ada banyak kesalahan dan kosa kata yang kurang pas:)
syanin by syawal877
18 parts Ongoing
Cerita ini mengisahkan tentang seorang anak laki-laki yang berparas tampan dengan kulit putih serta sifat cool nya yang menambah ketampanan nya.ia sedang jatuh cinta kepada seorang wanita dari keluarga sederhana. mereka berdua mempunyai masa lalu masing masing yang bisa di bilang tidak baik baik saja. dan suatu hari dia bertemu dengan seorang laki laki yang menurutnya baik dan akan menjadi teman. tetapi laki laki itu memiliki rasa kepada wanita itu.apakah mereka akan bersama?? ataukah ada hambatan di saat nanti mereka menjalin hubungan?? *kalau penasaran silahkan baca ya "kok gue jadi deg degan kayak gini sih."gumam Anindya. "ah gk mungkin gue suka sama dia kan. emm biarlah waktu yang menentukannya."sambung anindya ia mengetuk pintu lalu masuk ke dalam.terlihat Syawal masih menutup matanya. Anindya mendekatinya lalu menarik kursi dan duduk di sebelah Syawal. dia menatap Syawal dengan teliti.terlihat ada perban di kepala dan di tangan kanannya. tanpa ia sadari ternyata Syawal sudah sadar dan berpura pura masih belum sadar agar bisa melihat reaksi Anindya. "kok gue jadi sedih ya kalau liat Lo kayak gini sya.gue ngerasa ada yang lain dari diri gue kalau Deket sama Lo"ucap Anindya. seketika Syawal membuka matanya lalu bertanya"gak usah sedih gue gk apa apa kok.santai aja"ucap Syawal gimana gimana penasaran sama kelanjutannya gk Kalau penasaran silahkan mampir ya..... Jangan lupa vote dan komen ya biar gue semangat bikin ceritanya... ❗Peringatan -cerita ini murni dari pikiran saya yang muncul dan membuat inspirasi. #cerita ini adalah cerita kedua saya jadi tolong jangan di jiplak ataupun di copy @alergi penjiplak jadi penjiplak mohon menjauh!! @jika kalian mau berhasil belajarlah dari diri sendiri bukan menjiplak orang lain @foto ini saya ambil dari pin jadi mohon jangan tersinggung. ~teruslah berkarya sampai kau gapai impian mu . Happy reading ya semoga suka dengan ceritanya.... @hak cipta dilindungi undang-undang
You may also like
Slide 1 of 10
 CHARIVA SQUAD cover
Cinta Hayalan Menjadi Nyata cover
LALA cover
Dear Diary  cover
UNTUK AZA ( COMPLETED) cover
syanin cover
troublemaker VS ketos! ✔ cover
ALZEA : FEATURED SOULS cover
Hurt Girl! (Completed) cover
MENCINTAI MU ADALAH LUKA  cover

CHARIVA SQUAD

20 parts Ongoing

"semoga kita selalu bersama sama ya,"ucap gadis cantik berambut sebatas pinggang yang bernama tag Chariva. "semoga aja," jawab laki laki berparas tampan yang sedikit acak acakan bernama tag arata. "senjanya indah banget,"ucap Ayya dengan senyuman. "Namanya juga senja ay," jawab Raegan yang tengah bermain hp. Setelah sekian lama berdiam diri dengan kegiatan mereka masing masing. Tiba tiba ayya bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana. "Va,"panggil Raegan. "hmm?"saut Riva. "Kenapa tuh bocah malah pergi," tanya Raegan yang keheranan. "Gak tau tuh," jawab Arata. Baru saja di bicarakan, tiba tiba ayya datang dengan membawa kantong plastik di tangannya. Setelah di buka kantong plastik itu, ternyata berisikan es krim yang baru saja di beli oleh ayya di depan sana. "Widih beli es krim kamu ay?" Tanya Riva seraya bangkit dari duduknya untuk mengambil es krim miliknya. Ayya yang di tanyain seperti itu tentunya mengangguk. "iya kak," ucap Ayya sambil membuka bungkus es krim miliknya. Saat es krim milik ayya terbuka, dia mengoleskan sedikit es krim itu ke tangannya dan mengarahkan tangan yang terkena es krim itu ke arah Chariva. "Ayya," reflek Riva saat tangan Ayya yang terkena es krim itu berhasil mengenai wajah Chariva. "Hahaha ," tawa Ayya seraya berlari agar tidak bisa tertangkap oleh Chariva yang juga ingin mengoleskan es krim. Saat Chariva dan Ayya sibuk berlarian di situ Arata dan raegan hanya duduk memakan es krim dan memandangi kedua gadis itu. "Lucu ta," ucap raegan seraya memakan es krim miliknya. "Iyaa semoga bisa terus kayak gini," Jawab Arata dengan memakan es krim dan memotret dua gadis itu dari jarak jauh. "hahaha," tawa mereka bersama. senja ini menjadi saksi kedekatan antara mereka berempat. Semoga mereka bisa terus seperti ini sampai nanti.