Connected

Connected

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 3, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
[Fantasi, Fiksi, Drama] Membaca pikiran. Sebuah kemampuan yang bisa membuat mu mendengar isi hati orang lain. Banyak orang yang mengingingkan kemampuan ini, tetapi apalah daya. Kemampuan Ini tidaklah lebih dari fiksi belaka, atau begitu yang dipikirkan semua orang. Putra. Secara penampilan, Putra memanglah tidak lebih dari anak laki-laki pada umumnya. Tetapi semua orang di sekitarnya tau, kalau ada yang tidak beres dengan Putra. Dunia Putra yang penuh akan kejujuran, tidak pernah berjalan dengan baik-baik saja. Putra selalu ditindas oleh temannya di sekolah, semua guru menjauhinya dan menolak untuk terlibat, bahkan.... Sang Ibu. Satu-satunya orang yang Putra percaya, pergi meninggalkannya. Sebuah kemampuan yang membuat mu hidup di dunia dimana tak ada satu hal pun yang ditutupi. Satu-satunya kelebihan yang Putra miliki, pada akhirnya tiada berarti. Hening, Senyap. Putra kembali membukakan matanya. Di kamar tidur yang luasnya tak sampai 3x3 m². Dia menepuk pipinya, memastikan apakah Dirinya masih dalam dunia mimpi atau tidak. Tapi itu nyata. Rasa panas perlahan mengaliri tubuhnya. Senang yang tak lagi terbendung bergelora kemana-mana. Hari itu, hari pertama Putra bersekolah di SMA Garuda, Dia kehilangan kekuatan untuk membaca pikiran. Bagaimana kehidupan setelahnya? Seseorang yang sudah lama menderita karena kelebihannya, kini sudah kembali menjadi manusia biasa. Sumber penderitaan yang membuat Putra mengalami hal buruk itu kini sudah sirna. Tapi, apakah itu adalah hal baik? Bagi seorang Putra yang selama hidupnya tidak pernah memiliki pertimbangan. Membaca pikiran adalah satu-satunya senjata yang Putra miliki untuk bertahan hidup. Kini senjata itu hilang. Hilang tanpa jejak. Meninggalkan Putra sendirian.... (Terbit setiap Sabtu/Minggu) by Sang Ipan [Masih dalam proses pencarian cover]
All Rights Reserved
#31
bakat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • Breathe
  • GRIZLEN {On Going}
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • JAM 3 SORE
  • Sejenak Luka
  • Love's Serendipity
  • Sekolah Tanpa Sekolahan

Di balik diamnya, Elora menyimpan samudra rasa yang tak pernah ia tuntut untuk dibalas. Ia mencintai dalam senyap, menyayangi dalam setia, dan percaya dalam buta. Alaric datang bagai cahaya pertama di pagi yang muram-menghangatkan, menyembuhkan, dan membuatnya percaya bahwa cinta bukan sekadar angan. Namun waktu mengubah segalanya. Alaric, yang dulu berjanji tak akan pergi, perlahan menjauh dalam kebohongan-kebohongan kecil yang tumbuh menjadi luka besar. Janji-janji yang dulu manis, kini hanya jadi abu di telapak tangan Elora-tak bisa digenggam, tak bisa dihapus. Ini bukan sekadar kisah tentang cinta yang retak, tapi tentang hati yang belajar untuk berhenti menggenggam hal-hal yang tak lagi ingin tinggal. Tentang perempuan yang perlahan menjahit kembali dirinya, meski benangnya adalah air mata dan kesepiannya sendiri. "Saat Janji Menjadi Luka" adalah sajak panjang tentang kehilangan, tentang keberanian untuk mencintai, dan tentang bagaimana hancur bukanlah akhir dari segalanya. di bawah langit senja yang perlahan berubah kelam, ada dua hati yang pernah saling menemukan-seperti dua kepingan puzzle yang akhirnya menyatu. jatuh dalam cinta yang tak terencana. dunia mereka begitu indah, penuh tawa, dan janji-janji yang ingin diabadikan. namun, tak semua kisah cinta diciptakan untuk selamanya. di antara kebahagiaan itu, takdir juga menyiapkan perpisahan yang tak mampu mereka hindari. meski cinta mereka begitu dalam, ada hal-hal yang tak bisa dilawan-ego, luka, dan keadaan yang memaksa mereka mengambil jalan masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines