HIJRAH CINTAKU

HIJRAH CINTAKU

  • WpView
    Membaca 258
  • WpVote
    Vote 221
  • WpPart
    Bab 28
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jun 1, 2022
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Tania adalah seorang gadis yang terbawa arus jaman.Ia di masukkan pondok pesantren oleh orang tuanya, berharap Tania dapat berubah menjadi gadis yang Sholehah. Siapa tau dan siapa di duga ternyata disitulah Tania menemukan jodohnya yang bukan lain ustadz atau gurunya.Ternyata gurunya sudah menjalani ta'aruf dengan wanita lain, tapi cinta Yuda dan Tania tak bisa di tunda akhirnya menikah saat Tania belum usai sekolah. Dari pernikahan tersebut muncullah konflik konflik yang tak di duga dan tak di inginkan, dan pada akhirnya Tania di jemput oleh yang maha kuasa saat ingin benar benar hijrah di jalan Allah.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#130
rumah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • NING ZAHRA
  • Cinta Dalam Iman
  • Girl's
  • TAKDIR DILANGIT PESANTREN (ON GOING)
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • Gus untuk Anisa
  • Cinta Di Sepertiga Malam (TAMAT/TERBIT NOVEL)
  • zaujatinya gus azam (END)

ZAHRA AZKA KHAIRUNNISA Nama yang indah sekaligus menyimpan rahasia kelam yang bahkan pemilik namanya pun tidak mengetahui dengan pasti rahasia apa yang ada di balik namanya. RENA FATHIYYAH (Al-Zhafran) Perempuan yang melahirkan Zahra,merawat Zahra sebagai ibu dan ayah sekaligus,Rena yang awalnya adalah gadis pembangkang,kasar,arogan,dan semaunya sendiri ini bisa menjelma menjadi ibu sekaligus istri yang sabar,tabah,menerima segala ujian dengan sabar,rela berkorban demi kebahagiaan orang lain. Terkadang Zahra berpikir kenapa bundanya itu memilih pergi dari rumah suaminya?kenapa mereka tidak tinggal bersama?kenapa abinya tidak pernah mencari keberadaan mereka berdua?apa kah abinya tidak perduli dengan mereka lagi?atau bahkan abinya sudah mempunyai keluarga lagi? entahlah,setiap Zahra menanyakan hal itu kepada bundanya,beliau hanya menjawab "kita memang tidak seharusnya ada di sana nduk" hanya itu yang beliau katakan,dan beliau selalu mengatakan dengan senyum yang indah,tapi di matanya ada kilat penyesalan,kekecewaan,dan kesedihan

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan