Harapan Terakhir

Harapan Terakhir

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 2, 2022
Menceritakan tentang kehidupan anak terakhir perempuan yang kelahiran nya tidak diinginkan ditengah-tengah keluarga nya sendiri hidup nya berkali-kali di matikan, harus memiliki bahu sekuat baja karena dia adalah harapan terakhir untuk keluarga nya semua ekspektasi orang tua nya di bebankan kepada si bungsu. Banyak yang bilang bahwa si bungsu adalah anak yang manjaa, anak yang semua kemauan nya harus di turuti. Tapi kenyataan nya? Kehidupan si bungsu tidak semenyenangkan itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • LINGGA (END) ✔️
  • Give Me A Hug (End)
  • Sea Gentala (Tamat) ✔️
  • Kafka
  • Sámpái Jumpá :) [Tamat]
  • KenZian [END]
  • Lika Liku si bungsuu
  • Saat Semua Orang Berpaling

Di sebuah rumah yang lebih sering berisik oleh bentakan daripada tawa, tiga anak tumbuh dari puing-puing cinta yang retak. Ara, si sulung yang belajar menjadi atap saat bapaknya lebih sering pergi ketimbang tinggal. Rei, anak tengah yang mencoba menjadi lelaki tanpa pernah punya contoh. Dan Zea, si bungsu yang bersembunyi di balik boneka bermata satu sambil bertanya dalam hati: "Apa semua rumah seperti ini?" Saat rumah yang dulu mereka sebut "pulang" tak lagi memberi tempat, satu per satu dari mereka harus memilih: tinggal dalam reruntuhan, atau membangun sendiri pondasi baru-meski dengan tangan gemetar. Ini bukan kisah keluarga yang sempurna. Ini kisah tentang bertahan meski tidak utuh, tentang anak-anak yang tak ingin mewarisi luka orang tuanya. Dan tentang keberanian untuk berkata: "Ledakan itu berhenti di sini." Karena tumbuh dari kehancuran... bukan alasan untuk mencintai dengan cara yang menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines