Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]

Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]

  • WpView
    LECTURAS 6,313
  • WpVote
    Votos 1,230
  • WpPart
    Partes 27
WpMetadataReadConcluida mar, ene 31, 2023
Kisah perempuan yang memiliki rasa kagum kepada laki-laki yang bercita-cita menjadi seorang ustadz. Lalu lama-kelamaan rasa kagum itu menjadi suka dan cinta. Lantas, bagaimana jadinya jika laki-laki itu ternyata memiliki rasa cinta kepada perempuan lain? Padahal perempuan yang telah menaruh rasa kagum itu sudah lama menyukainya. Apakah mereka dapat bersama atas dasar ikatan suci? Atau mereka hanya menjadi teman dimasa lalu dan masa kini. Tapi walau begitu, Ia yakin bahwa doanya pasti selalu didengar oleh Sang Khaliq. Dan dirinya selalu memohon takdir yang terbaik di dunia maupun di akhirat. "Rasa cinta itu fitrahnya manusia, tapi akan lebih baik jika diutamakannya adalah cinta kepada Allah sang pemilik hati sesungguhnya." - Raisha Ashilah Vandana "Jangan berharap kepada manusia, nanti hatimu mudah rapuh. Tapi berharaplah kepada Allah, karena itu tidak akan menimbulkan rasa kecewa." - Reyzan Ammar Gaffi Penasaran? Yuk baca dan vote. -------------- 📌NOTE: CERITA INI MURNI PEMIKIRAN AUTHOR, JIKA ADA KESAMAAN ITU DILUAR KETIDAKTAHUAN. DILARANG UNTUK COPAS/PLAGIAT. HARGAI KARYA ORANG LAIN. TANGGUNG JAWAB DUNIA AKHIRAT INGAT.
Todos los derechos reservados
#644
spiritual
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imam untuk Gladysa✓
  • Love Story In Friendship [End]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Risalah Kasih
  • AZALEA
  • cinta yang terlambat
  • Kekasih Halal [TERBIT]
  • RAYYA & REVAL (completed)
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Dear Imamku (Completed√)

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido