Elazka
  • WpView
    Dibaca 4,005
  • WpVote
    Vote 718
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 26, 2022
WpInfo
Non-fiksi
"Aku tau,ini pasti berat buat kamu.tapi kamu harus ngerti, Elazka bukan hanya butuh kita,dia juga butuh dokter." "Enggak! sampai kapanpun aku enggak akan Setuju sama ide kamu. Aku ibunya,aku tau apa yang harus aku lakuin.Elazka Enggak sakit,dia sehat." "Tapi aku juga papanya,aku berhak ngasih keputusan.aku ngelakuin ini, karena aku sayang sama El.aku enggak mau dia dihina sama orang-orang,kalau dia cacat mental." "Kenapa? Apa mas malu punya anak cacat mental?" *** 'Mama percayakan sama,El?' 'jadi mama ngira El bohong?' 'El Enggak gila ma,pliss ... Percaya sama El"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#286
penjahat
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • STUCK
  • semesta untuk christy
  • Pelangi Setelah Hujan ✖ IDR
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • Zefanoya's story
  • Aturan Anti Cinta
  • Sehangat Maaf Mentari (Tamat)
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan