Terikat Luka

Terikat Luka

  • WpView
    Reads 211,771
  • WpVote
    Votes 24,179
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2026
Simpul luka yang sempat terikat, semakin mengikat mereka dengan erat. Semakin menyakitkan, semakin melukai. Bagaimana jadinya saat engkau mati-matian melupakan seseorang yang telah menghancurkanmu, namun kini pria itu hadir dan memporak porandakan hidupmu. - Putri Namima Aku datang untuk menghancurkannya.. untuk membuatnya kembali terluka. - Evran Wijaya Dua orang yang Terikat oleh Luka di takdirkan untuk hidup bersama. Bisakah keduanya mengurai simpul yang mengikat mereka hingga berubah bahagia?
All Rights Reserved
#3
boss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rayhan: sebelum hati berani pulih
  • Our Secret || End
  • Aksara Cinta || ON GOING
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Broken Glasses [END]
  • Benalu [Terbit]
  • US (Story between you and me)
  • Puing luka
  • Rumah Sepasang Luka ✓

Prolog - Luka yang Tidak Bisa Dikembalikan Oleh Wayan Arjuti Mereka bilang waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi mereka tidak pernah benar-benar tahu rasanya patah hati - bukan karena cinta yang ditolak, tapi karena kepercayaan yang dihancurkan dari dalam. Aku pernah percaya pada satu wajah. Pernah membayangkan masa depan yang tenang, rumah kecil, suara anak tertawa di halaman, dan seorang perempuan yang akan duduk di sampingku meski dunia berubah jadi reruntuhan. Tapi tiga hari... Hanya tiga hari setelah aku memutuskan menikah dengannya, semuanya lenyap. Seperti air hujan yang turun deras, menghanyutkan semua rencana, semua harapan, semua rasa. Namaku Rayhan. Dan kisah ini bukan tentang bagaimana aku menjadi hebat. Tapi tentang bagaimana aku belajar berdiri lagi - saat hati sudah terlalu hancur untuk percaya, dan masa lalu terlalu sakit untuk diulang. Aku menulis ini... bukan untuk mengungkit luka. Tapi agar kamu tahu: ada luka yang tidak bisa dihapus, hanya bisa diterima. Dan dari sanalah, kita mulai pulih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines