We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Letter
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 21, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Semua tokoh dan latar di cerita hanyalah fiksi. Desc: Alicia, seorang anak dengan ibu tanpa ayahnya. "Ibu kemana ayah pergi? kenapa dia pergi? apa yang sebenarnya terjadi?" Namun jawaban yang diterimannya selalu sama. "Bisakah kau tak membicarakan bajingan itu? jika aku bisa, aku juga tak ingin bertemu dengannya, lihatlah sekarang bagaimana hidupku?" Alicia yang penasaran akan keberadaan ayahnya tiba-tiba mendapat surat tanpa pengirim. 'Apakah kau ingin tahu tentang ayah dan ibumu? temui bagaimana mereka dahulu? takdir akan membantumu' "Biasakah aku tahu tentang bagaimana hubungan mereka berdua?"
All Rights Reserved
#925
webnovel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Glitch
  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • THE CLIMB [Completed]
  • Okta & Fia
  • INEFFABLE [COMPLETED]
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines