DENARA
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 28, 2022
Berawal dari keisengan Dena yang mencoba sebuah fitur chat anonymous dimana kedua belah pihak yang sedang melakukan percakapan melalui pesan singkat tidak saling mengetahui identitas dari lawan bicaranya, sampai akhirnya dia menemukan seseorang yang dia kira sefrekuensi hingga berlanjut menjadi teman curhat tanpa mengetahui identitas satu sama lain. Awalnya semua berjalan dengan lancar, namun seiring berjalannya waktu tanpa disengaja Dena menemukan teman anonimnya pada orang yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Tidak hanya itu, beberapa runtutan peristiwa juga ikut meramaikan kehidupan Dena yang tidak pernah sepi.
All Rights Reserved
#307
single
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Aderaga [ON GOING]
  • REVENGE
  • ALVAGATHA
  • RAVIEL [END]
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Tentang Kita

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines