ANAK-ANAK BIMANTARA

ANAK-ANAK BIMANTARA

  • WpView
    Bacaan 295,842
  • WpVote
    Undian 30,159
  • WpPart
    Bahagian 64
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Isn, Mei 22, 2023
Hi, Hello! Selamat Datang di Sekuel Kali Kedua! Sebuah cerita tentang keluarga bahagia. Senang rasanya dapat membagi kisah penuh canda, tawa, sedih, kesal, amarah dan berbagai emosi yang menguras jiwa raga. Semoga kelak kisah anak-anak Bimantara dapat menghibur dan menghadirkan emosi yang bergejolak di hati pembaca setianya.
Hak Cipta Terpelihara
#933
dailylife
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • My Beloved Brother |tamat|
  • Anak Sulung Kesayangan [End]
  • Family Time(lessly)
  • JEAN
  • Serendipity [TERBIT]
  • Love and Birth
  • Candrawama
  • Bumi Ranah Sagara ~Tamat~
  • 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐋𝐞𝐬𝐥𝐚𝐫

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi