Memperhatikanmu Dari Layar Ponselku

Memperhatikanmu Dari Layar Ponselku

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 25, 2022
Beribu maaf ku ucapkan padamu, karena aku tidak bisa berhenti mencintaimu. Aku memperhatikan mu, dari layar ponselku dan aku semakin jatuh hati padamu. Namun dia datang, sosok yang lebih nyata dari dirimu dan mengaku jatuh cinta padaku. Memaksa dirimu keluar dari dalam pikiran ku dan sungguh, dia berhasil. Tapi yang ku inginkan hanya dirimu! Tidak apa, untuk sekarang aku hanya bisa memperhatikan mu dari layar ponselku. Aku masih sanggup menunggumu , 3 sampai 4 tahun lagi. β€’ " Dari awal, pernyataan ku gak ngarah ke situ deh kayaknya " ucap arsha " Gak mungkin kamu dm atau wa saya nanya kepastian, untuk yang namanya penolakan " ucap abraham Arsha meremas kuat ponselnya, ia menarik nafas panjang dan menghembuskan nafas nya kasar " Ngeselin banget sih!" batin arsha menjerit Ia benar-benar ingin berteriak sekencang-kencangnya, tapi tentu saja dirinya harus menahan diri. Gadis itu melempar ponsel nya dan menutup wajahnya dengan selimut, ia benar-benar kesal. β€’ "Aku capek kak, tolong jangan ngasih aku perhatian disaat aku mau move on dari kakak!" ucap arsha frustasi Abraham menatap Arsha sendu Tangannya hampir mengusap wajah gadis itu, tapi Arsha menepis nya. " Cukup!" ucap arsha kesal " Semua butuh proses, sha" ucap abraham lembut " Termasuk rasa saya ke kamu" ucap abraham Arsha menatap Abraham gemetar, ia benar-benar ingin menampar pemuda itu " Kakak cuma takut kehilangan salah satu penggemar berat, bukan berniat bales perasaan ku" ucap arsha
All Rights Reserved
#99
bertepuksebelahtangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Because ILY [Completed]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • πƒπˆπ‰πŽπƒπŽπ‡πŠπ€π 𝐃𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍 πŒπ€π…πˆπ€ πŠπ„π‰π€πŒ π˜π€ππ† π“π€πŒπAN
  • Arsyilazka
  • SHAKARA (END)
  • Mastering Him
  • Maaf' (Revisi)
  • BETRAYAL OF LOVE

Akhirnya pintu terbuka sempurna menampilkan Sadena yang tengah terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit penuh infus dan beberapa alat untuk membantu nya bernafas, Qalesya menarik nafas panjang setelah melihat cowok yang tengah tertidur di samping ranjang Sadena sambil memegang tangannya. Qalesya mematung di tempat membelalakan matanya apakah yang ia lihat ini sungguh sungguh. "Qalesya, sebentar tante bangunin dulu Ardano nya ya sayang" Ardano terbangun sambil mengucek mata nya tapi tangan kanan nya masih menggaet tangan Sadena. "Ss-Sya" Ardano mengerjap dan langsung melepaskan genggaman tangan nya, setelah itu ia beranjak bermaksud mendatangi Qalesya "Sya gu-gue" Ardano meneruskan langkah nya ke arah Qalesya yang membisu Qalesya cewek itu melangkah mundur dengan mata yang berkaca kaca, jelas sekali Ardano melihat mata cewek yang selama ini ia sayangi tengah berkaca kaca, tapi mengapa ia memperlakukan Sadena sebegitu nya? Qalesya memutar badan nya bermaksud ingin keluar dari ruangan itu tapi dengan cepat Aradano langsung menarik pergelangan Qalesya "Sya dengerin gue" Ardano tetap menahan Qalesya, ternyata dengan satu hentakan tangan Qalesya berhasil membuat tangan nya terlepas dari tarikan Ardano Cewek berseragam Sma itu berlari di koridor rumah sakit, baru beberapa langkah berlari air mata nya sudah berhasil lolos dan membasahi pipi nya Ardano cowok itu mengacak rambut nya gusar, kali ini adalah kali pertama Qalesya menangis karena tersakiti atas sikap Ardano. Tanpa pikir panjang Ardano langsung mengejar Qalesya "Sya dengerin gue dulu" "Apa? Lo mau bilang apa? Apa lo mau bilang ga ngabarin gue karena hp lo mati, ga bawa charger, lo seneng berduaan sama Sadena? Lo lupa sama gue? Oiya gue bukan siapa siapa lo juga ngapain lo harus ngabarin gue Duh Qalesya bego banget si lo percaya sama sumpah serapah cinta yang isinya bacotan semua"Qalesya menertawakan diri nya sendiri Qalesya "Sya Sadena itu.." ucap Ardano Langsung aja baca ceritanya yaaaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines