IMAM SEMENTARA

IMAM SEMENTARA

  • WpView
    Leituras 105,554
  • WpVote
    Votos 5,208
  • WpPart
    Capítulos 41
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, ago 20, 2023
Pernikahan diam diam di lakukan oleh sang ayah dengan seorang gus tampan namun dia tidak setuju dengan pernikahan itu. Gadis itu pun menghalalkan segala cara agar dia di cerai kan oleh sang suami. Namun segala sesuatu pasti akan berubah .... "Aku yakin kamu pasti tidak akan tahan oleh sifat ku,dan aku yakin dalam beberapa minggu kamu pasti akan mencerai kan aku."...... "Aku akan bertahan dengan segala kelakuan mu itu, karna aku hanya akan menikah 1 kali dalam hidup ku dan itu sudah ku lakukan, yaitu dengan mu."....
Todos os Direitos Reservados
#118
nakal
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Melawan Takdir (Tamat)
  • DEENABU
  • 10. Saktah
  • MARRIED WITH GUS [END]
  • cinta yang terlambat
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • Afnan Al-Farizi
  • Menantu Abi Umi
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • Adam Ajari Aku Hijrah [TERBIT]

Ranking 1 #Penyesalan Ranking 1 #ponpes Ranking 1 #nikahpaksa Kisah seorang gadis berusia 20 tahun yang penuh kejadian kelam bahkan hampir mempertaruhkan nyawanya. Keluarganya sudah tiada. Namun masa lalunya seolah terus mengikutinya kemana pun ia pergi. Disaat ia ingin menenangkan diri di suatu pondok pesantren. Bukannya mendapatkan ketenangan, hidupnya seolah dipermainkan takdir yang tak ada habisnya. Takdir kembali membuka trauma masa lalunya yang justru semakin membuat luka itu semakin melebar. Bahkan pernikahan yang tak pernah ia bayangkan sama sekali, harus menjadi kisah buruk dalam hidupnya bersama Arshaan Abqary Althaaf. "Sudah puas menghancurkan kehidupan saya? Bahkan di hari menjelang pernikahan saya dengan perempuan yang saya cintai!!" "Kalau begitu ceraikan saja saya Gus!" "Cerai? lalu saya semakin dipandang rendah begitu? padahal semua ini adalah kesalahanmu!" "Lalu apa maumu Gus?!" "Nikmati saja nerakamu itu!" ucapnya meninggalkan Perempuan dengan gamis hitamnya itu. Air matanya tak lagi dapat dibendung. Hatinya terasa sangat sakit dan sesak. Jika pun ia bisa memilih, mungkin kematian akan lebih baik untuknya. Namun akankah ia bisa melawan takdirnya untuk bahagia? Wallahua'lam...

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo