IMAM SEMENTARA

IMAM SEMENTARA

  • WpView
    přečtení 106,150
  • WpVote
    Hlasy 5,210
  • WpPart
    Části 41
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno ned, srp 20, 2023
WpInfo
Fikce
Romantika
Pernikahan diam diam di lakukan oleh sang ayah dengan seorang gus tampan namun dia tidak setuju dengan pernikahan itu. Gadis itu pun menghalalkan segala cara agar dia di cerai kan oleh sang suami. Namun segala sesuatu pasti akan berubah .... "Aku yakin kamu pasti tidak akan tahan oleh sifat ku,dan aku yakin dalam beberapa minggu kamu pasti akan mencerai kan aku."...... "Aku akan bertahan dengan segala kelakuan mu itu, karna aku hanya akan menikah 1 kali dalam hidup ku dan itu sudah ku lakukan, yaitu dengan mu."....
Všechna práva vyhrazena
#39
bar-bar
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • 10. Saktah
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • Melawan Takdir (Tamat)
  • Cinta yang Mengobati Ustadz
  • Mendadak Ning (Selesai)
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI

"Belajar apa hari ini Gus, dengan anak-anak?" "Tajwid. Anak-anak belajar Bacaan istimewa dalam al quran, bacaan gharib." "Kenapa membaca al quran harus dengan tajwid, Gus?" "Perintah Allah. Agar kita menjaga kemurnian Al quran, melafadzkan sesuai hak-hak hurufnya dan menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa." jawab seorang pria yang dipanggil Gus. Si Wanita yang bertanya tadi tersenyum simpul. "Sepertinya Gus, Perjalanan kisah kita akan serupa dengan salah satu makna bacaan gharib. Yaitu saktah. agar kita sama-sama menjaga kemurnian hati, menjaga hak-hak pribadi kita dan agar kita terhindar dari perbuatan dosa." Pria itu terdiam mencerna ucapan wanita yang duduk di seberangnya. "Saktah?" tanyanya dan Sang Wanita mengangguk. "Iya. Saktah. Aku yakin Gus lebih paham makna saktah. Kita perlu memberi jeda, berhenti sejenak, menekan ego kita sambil memikirkan apakah kita ini benar-benar yang terbaik untuk satu sama lain, setelah itu kembali kita teruskan." jelas Si wanita dan langsung beranjak dari tempat itu. Sang Pria masih duduk sembari menatap kepergian wanita yang pernah ingin dia nikahi. Senyum tipis tercetak di wajahnya, di tengah keramaian kota itu dia bergumam sendiri, "Kamu lupa, jika menemui tanda saktah, bukan hanya harus memberi jeda tapi juga harus menahan napas. Aku belum tau seberapa lama kemampuan manusia bisa menahan napas. Doaku, kamu segera kembali atau aku akan kehabisan napas karena terlalu lama mengamalkan saktah.".

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu