Tentang yang pertama

Tentang yang pertama

  • WpView
    Reads 407
  • WpVote
    Votes 300
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 2, 2022
Bena Bekasara. Lelaki yang memiliki postur tubuh tinggi, dengan wajah yang datar dan sorot mata yang tajam seakan siap menerkam siapapun. Tidak lagi ingin merasakan cinta karena luka pertama yang telah dirinya terima. "Ben, kamu itu udah besar jangan lengket terus sama ibu, malu sama adikmu itu, cari pacar makannya terus nikah nanti dia yang kamu peluk jangan ibu terus," Sambungnya. "Belum ada yang pantes buat jadi pengganti ibu di mata Bena bu." Dengan tangan yang melepas pelukan. pengalaman cinta hanya satu kali ia rasakan semasa SMA dan itu juga adalah luka yang tidak pernah berhasil Bena sembuhkan. *** Neida Raya Nada. Perempuan yang tidak pernah merasakan cinta, walau menjadi primadona saat SMA tapi dirinya sama sekali belum pernah berpacaran. senyumnya menjadi salah satu senjata yang sangat ampuh untuk membuat lelaki terpesona padanya. Dalam semua kecantikan pada dirinya, ada seorang papah yang sangat protektif melindungi anaknya, hingga akhirnya Neida tidak pernah merasakan cinta di masa SMA-nya. "Sekarang gue udah kuliah, pokoknya gue harus ngerasain gimana rasanya cinta anak muda, masa mau jomblo sampe tua." Neida meneriakkan ekspetasi anak mudanya.
All Rights Reserved
#101
pintar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Namanya Intan (TAMAT)
  • Orang Ketiga
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Sealen
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • Jomblo di eskul Pramuka
  • EXCHANGE
  • Ketos Vs Adek Kelas
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )

​Rahman telah menemukan kedamaian, dan nama kedamaian itu adalah Intan. Ia adalah jangkar yang menahan Rahman dari masa lalu gelapnya. Perjuangan Rahman untuk mendapatkan Intan sangat luar biasa, karena Rahman selalu terlihat grogi dan mati kutu ketika harus berhadapan dengan Intan. Meski begitu, Rahman tetap menjalani hari dengan kedamaian. Namun, kedamaian itu berumur pendek. ​Sosok misterius-dibantu oleh seorang penguasa underground sekolah, Bobby-muncul membawa sebuah dendam yang sekaligus mengancam keselamatan Ibu Rahman. ​Terpojok dan tidak berdaya, Rahman dipaksa membuat pilihan paling kejam: Memasang topeng pengkhianat dan menghancurkan hati Intan. Ia harus mengucapkan kata-kata perpisahan yang dingin, menjauhkan Intan dari bahaya, meskipun itu berarti kehilangan satu-satunya sumber cahayanya. ​"Aku sudah bosan! Kamu terlalu baik! Aku tidak suka! ​Kini, ia hidup dalam kesendirian, dibenci oleh orang yang paling ia cintai. ​Namun, permainan itu meningkat drastis ketika Intan diculik. ​Rahman harus berpacu dengan waktu menuju gedung tua yang sunyi, siap bertarung sendirian. Tetapi, kejutan pahit menantinya: Pertarungan ini tidak hanya melawannya Bobby, tetapi juga melawan orang-orang yang ia lihat setiap hari. ​Siapakah wajah-wajah yang berbalik menusuknya? ​Dipaksa bertarung di tengah pengkhianatan yang tak terbayangkan dan dibantu oleh sahabat-sahabat yang ternyata menyimpan rahasia besar, Rahman harus berjuang demi membebaskan Intan. ​Mampukah cinta mereka bertahan dari pengkhianatan yang dipaksakan? Dan mungkinkah ancaman Bobby tentang Ibunya bukan sekadar gertakan, melainkan kunci dari konspirasi yang jauh lebih besar? ​Temukan jawabannya di setiap halaman, sebelum rahasia itu menghancurkan segalanya. (Lanjutan cerita ini akan di upload setiap hari sepulang kerja 😅🤣 sekitar Ba'da Ashar, jangan sampai ketinggalan)

More details
WpActionLinkContent Guidelines