Story cover for No More by Yourdreamgurls
No More
  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Jan 09, 2015
"Bukankah aku sudah bilang bahwa kita berakhir?! Apa itu kurang jelas?!" Nada Junhyung naik satu oktaf membuat Keyla memejamkan matanya.

"Semua terasa aneh buatku! Bisakah kamu memberiku sedikit penjelasan yang masuk akal?!" Keyla menangis dihadapan Junhyung. Biarlah saat ini dia lemah dihadapan orang yang dia cintai. Batinnya sudah sangat lelah sekarang.

"Tolong berhenti. Aku akan semakin dingin setiap harinya. Dan aku takut akan melukaimu. Hiduplah bahagia dan tunjukan itu padaku. Sekarang, aku bukan tempat untukmu bersandar lagi." Pintu itu ditutup oleh pemiliknya. Airmatanya terus mengalir tanpa henti. Membuatnya terasa menyedihkan.
All Rights Reserved
Sign up to add No More to your library and receive updates
or
#202beast
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
How Can I Lose You? cover
LOVE, LIFE AND LIES [COMPLETE] cover
Fall In Love With My Ex-Wife | MYG Fanfic cover
DANDELION cover
Love Is Not Over ✔ cover
GADARA (END) cover
Danger Partner ✓ cover
Maginot Line (Complete) cover
New Life As Undeath {END} cover
"FAKE LOVE" [[YOONMIN]]✔ cover

How Can I Lose You?

26 parts Complete Mature

Tak semua yang berakhir, benar-benar selesai. Matthew meninggalkan Gunwook demi sebuah kebebasan yang tampak manis dari kejauhan, tapi pahit saat digenggam. Ia kira luka itu akan sembuh seiring waktu, tapi waktu justru membawa sesuatu yang lebih mengerikan ke dalam hidupnya. Gunwook tak pernah benar-benar pergi. Ia bersembunyi di antara bayang-bayang, memburu dalam diam, merajut obsesinya menjadi jaring tak kasat mata. Setiap ketukan di pintu, setiap bisikan angin di malam hari, terasa seperti pengingat bahwa Matthew tidak pernah sendirian. Lalu datanglah Jiwoong - penyelamat dalam balutan wajah ramah, tangan hangat yang menarik Matthew dari jurang keputusasaan. Namun di balik sikapnya yang terlalu sempurna, ada getaran aneh yang Matthew rasakan tapi tak bisa ia jelaskan. Ada sesuatu yang salah. Ada sesuatu yang lebih berbahaya dari sekadar cinta yang berubah menjadi obsesi. Dan Matthew akan segera belajar... bahwa kadang, musuh terbesar bukanlah mereka yang mengejarmu, melainkan mereka yang kau izinkan untuk mendekat.