Sketsa & Dia

Sketsa & Dia

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 20, 2022
Cetta Ardina Swarasti Gadis kurang beruntung yang terlahir dari keluarga broken home dan jauh dari kata mampu. Meskipun diberkahi dengan otak yang tergolong cerdas dan berbakat dalam seni lukis. Bukan berarti Tuhan mempermudah langkahnya. Sebaliknya, hidupnya tak seindah hasil karyanya. Penyiksaan, cemooh, bullyan, dan banyak hal lagi yang sudah dia rasakan. Sampai suatu ketika dia bertemu dengan Sketsa Anggara Semesta Putra, lelaki tampan, sombong, yang diam-diam peduli dan kasihan padanya. Akankah Cetta bisa mendapatkan keadilan dan pengakuan dunia? Ikuti kisah Cetta dan Sketsa. Yang berjuang melawan ketidakadilan dunia dan keserakahan manusia. ~***~
All Rights Reserved
#327
romanc
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ruang
  • Kesedihan [SELESAI]
  • SetaLyna
  • BALADA KEHIDUPAN
  • SEMESTA
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Naura & Lukanya
  • CEISYA (Hiatus)
  • Fragments Of A Lost Happiness
ruang

SETIAP manusia berhak mendapatkan ruang untuk bisa merasakan ketenangan walau hanya sesaat. Sekadar untuk menghela nafas sebelum menerima segala kenyataan yang akan menimpa dirinya. Mencoba menerima kepahitan dalam kehidupan yang sementara. Atau mungkin sekadar untuk menarik nafas panjang sebelum akhirnnya menerima bantingan keras hingga meremukkan tulang. Semesta tidak pernah berpihak pada Arkana Gala Dakari. Baginya, semua hanya bisa menggoreskan luka yang sangat dalam tanpa memikirkan perasaannya sedikitpun. Mereka seakan-akan tak memberikannya sebuah ruang untuk bernafas bahkan untuk sesaat. Tak pernah sedetikpun ia merasakan yang namanya ketenangan. Kesehariannya hanya berisi tentang kekhawatiran bahkan ketakutan. Arkana bahkan tidak tahu bagaimana rasa kebahagiaan yang sebenarnya. Apakah kebahagiaan itu manis seperti gula atau bahkan pahit seperti kopi. Dunia terlalu kejam untuk Arkana yang sendirian. Dalam keadaan terpuruk ia hanya bisa mencoba untuk berdiri dengan rasa sakit yang bertubi-tubi menimpa dirinya. Ia bahkan berharap mendapat jawaban dari semua doa-doa yang selalu ia panjatkan pada yang maha kuasa. Selain itu, ia juga membutuhkan ruang untuk sekadar bernafas dengan penuh ketenangan. Copyright © 2025, PapaLumoL

More details
WpActionLinkContent Guidelines