Tolong, Jangan Peluk!

Tolong, Jangan Peluk!

  • WpView
    Reads 113
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 9, 2022
Tolong, jangan peluk! Karena ketika aku sudah merasakannya sekali saja, maka aku akan menginginkannya lagi. Siapa pun tahu, kehangatan itu tidak ada yang bersifat selamanya. Aku tak mau merasakannya, atau aku akan menjadi takut untuk bertemu dengan yang namanya: kehilangan.
All Rights Reserved
#586
pengorbanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEKASA(SEbuah Kisah terbiASA)
  • Love Hurt ✔
  • The Shackles Of Past Story
  • Verronica (COMPLETED)
  • Seraphine
  • SENJA UNTUK SAGARA
  • My Junior My Love ✔️
  • pleasure that ends in bitterness
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Sekali Lagi (End)

Semakin bersamanya,semakin aku merasakan adanya cinta yang sempurna. Cinta yang merasa bahwa akulah wanita yang ditakdirkan untuk memiliki berjuta-juta cinta didunia. Terbang keangkasa melihat dunia. Tapi benarkah ini cinta untuku atau hanya mimpiku saja? Berdiam sendiripun membuatku bertanya-tanya akan jawabnya. Kemana perginya mentariku yang membuat mimpi-mimpiku seperti nyata. warna demi warna begitu saja adanya, hingga aku tidak ingin berpaling dan ingin selalu bersamanya. Aku sepasang mata ini tuk melihat diantara ribuan mata,biarkanku pejamkan mata. Jika kau tak melangkah bersama sepasang mata ini. Luka ini takan padam,hingga kau coba tuk melihatnya. Penantian pagi hingga malam membawa tujuan berakhirnya malam tanpa menyisikan kesepian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines