Story cover for Clarisa by GlenQinarra
Clarisa
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado feb 23, 2022
"kak! Kenapa sih lu benci banget sama gw? Gw adik lo kak." Bentak gadis itu.


"Heh, asal lu tau ye, gw gak pernah mau punya adik kayak lo, gw gak pernah mau punya adik yg ngebunuh adik nya sendiri, tau lo!." Teriak lelaki itu lebih keras.

"Udah gw bilang sama lu, kalo gw gak pernah nge dorong dia, kenapa sih lo ga pernah percaya sama gw kak."kata gadis itu dengan suara sedikit pelan.

" Emang gw gak pernah percaya sama lo, lo tu cuma beban tau gak di kelurga ini, kenapa loq gak mati aja sih jijik gw punya adik kek lo. Ko" Bentak lelaki itu.

•••

"Pa, stop mukul aku bisa ga sih? Sakit tau gak." Kata gadis itu Dengan badan yg penuh memar memar.

"Sakit? Kamu bilang sakit?, Kmu pernah mikirin gimana perasaan mama kmu saat kmu ngedorong adek mu Hingga mati? Pernah?." Teriak laki laki tua di depannya.

"Berapa kali sih aku harus bilang kalo aku ga pernah ngedorong dia paa." Kata gadis itu dengan suara yg pelan.

•••

"Rey, dia sipa?" Tanya gadis itu.

"Dia selingkuhan aku, kenapa? Ga suka?, Gw bosen liat badan lo yg gak ada menarik menarik nya, di tambah tangan lo tu bekas ngebunuh orang." Jawab laki laki itu dengan santay.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Clarisa a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
ADIKARA ELUSIF de blackcurrantbery
44 partes Continúa
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Satria Dirgantara [Complete] de BerlianLhegusa5
48 partes Concluida Contenido adulto
Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
 Dark Secret (Re-upload) cover
ADIKARA ELUSIF cover
KHAFI [END] cover
Satria Dirgantara [Complete] cover
Sederet Luka Untuk Indira (Sudah Terbit) cover
Memories in Moon cover
IN cover
Menyerah atau Bertahan? cover
KIARA [END] cover
Because I'm Stupid (End) cover

Dark Secret (Re-upload)

45 partes Concluida

"Sampai mati gue bakalan benci sama lo!" "Gue gak pernah punya abang bejat kaya lo!" "Gue benci banget sama lo!"