Breathtaking

Breathtaking

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 21, 2022
Baru satu kali memenangkan belasan lomba yang pernah diikuti bukan berarti tidak berbakat. Antara memang itulah takdir yang lebih baik, atau jangan-jangan wajah ini jelek? Tidak mungkin- Tapi, jangan sampai menyerah sebelum berhasil lagi. Hatimu juga tidak boleh tertipu oleh rasa iri dengki. Iya, meskipun orang yang lebih beruntung (seperti misalnya; berhasil memenangkan 4 lomba yang diikutinya berurut-turut) muncul di hadapanmu dengan alasan ingin mengikuti lomba yang sama juga? Jangan takut, mungkin kali ini kemenangan bisa ada di tanganmu. Atau tidak-? 15/05/2022 - ...ongoing ©kasanimssi2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amaranthine [Tamat]
  • Our Times (Completed)
  • REVANARA
  • Visions of All the Things I Did [END]
  • Orionis: ZETA [Completed]
  • I'M NOT STUPID! [TELAH TERBIT] ✓
  • Transmigrasi Olivia ✓
  • Hadriana
  • Vous Me Voyez? ✔️
  • [END] Blind Rainbow

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan peribahasa 'Don't judge a book by its cover', bukan? Bisa saja, orang yang terlihat memiliki kehidupan sempurna ternyata mempertanyakan keadilan Tuhan. Bisa saja, orang yang berandalan yang tidak tahu aturan justru bisa memberi tahu makna cinta yang sebenarnya. Dan itulah yang terjadi pada Luna dan Sakti. Luna selalu berhasil membuat teman-teman sekelas merasa iri dengannya. Dia adalah murid paling pintar, paling cantik, dan berasal dari keluarga yang berada. Belum lagi dengan sikapnya yang rendah hati dan tidak pilih-pilih teman, membuat ia disukai banyak teman. Kenyataannya, jika mereka tahu apa yang tengah Luna alami, mereka tidak akan mau ada di posisi Luna. Sakti Gentala adalah murid paling badung di SMA Widyadharma. Jika papanya bukan salah satu donatur di sana, Sakti sudah lama D.O. Dibandingkan di kelas, Sakti lebih senang menghabiskan waktunya berkeliaran di area sekolah dengan Nikon FM2 yang tidak pernah lepas dari lehernya. Di balik kebandelannya itu, Sakti hanya ingin menikmati hidup. Karena dia tidak tahu kapan maut akan datang menjemput. Bagaimana jika mereka bertemu? Luna yang lembut tiba-tiba terusik dengan kehadiran Sakti yang mengajaknya 'bersenang-senang dengan hidup'. Dan apakah Sakti siap mengetahui masalah apa yang dihadapi Luna? (13 April 2021-19 Mei 2021) *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines