BURNOUT
  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 26, 2022
Jayden kalah, semesta selalu memerangi hidupnya dengan berbagai luka dan kecewa. Ia pikir semesta berpihak padanya, nyatanya semesta hanya ingin mempermainkannya. Bagaimana bisa? Ia yang sudah terluka, lagi lagi harus mengecap rasa kecewa yang tiada hentinya. Mamah, mungkin orang akan menganggap ia adalah sosok dewasa yang akan selalu memeluknya dikala lara. Papa, yang ia kira akan merangkulnya dikala ia goyah. Nyatanya, mereka alasan Jayden hancur dan terluka. Jayden Kecil yang tak tahu apapun hanya bisa mengangguk ketika mama menuntutnya lebih dewasa dibandingkan sang kakak. Sedangkan papa, ia hanya akan berucap manis kala ada maunya saja. Belum lagi hadirnya anggota baru, membuat nya siap untuk dijadikan yang terakhir. Namun setidaknya, Jayden bersyukur, kakak dan adiknya tidak semena mena. Mereka menghargainya sebagai saudara. Mereka menyayanginya dengan tulus tanpa membedakan. Jayden pikir itu, sudah cukup.
All Rights Reserved
#3
jeffran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REDUM
  • Is About Haechan Story (AllxHaechan)
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Sámpái Jumpá :) [Tamat]
  • Unwanted Sibling | JAY JUNGWON
  • Eirene [END]
  • acalapati
  • Dalam Diam, Aku Pamit [ TAMAT ]
  • Still with Pain (Terbit)✓
  • Jovanka dan Abang Kembar
REDUM

Pergulatan Na Jaemin dengan kerasnya hidup pada akhirnya membuat sebuah pertemuan yang sangat indah dengan Na Jisung. Meskipun Jaemin harus menuntun Jisung sendirian, dia tetap merasa mampu melakukan itu. Yang dilupakan Jaemin adalah sejauh apapun dia menuntun Jisung sendirian, Jisung membutuhkan tangan lain untuk membantunya. Jaemin bukan orang lemah, tapi Jisung adalah kelemahannya. Pernyataan itu berlaku setelah malam itu, saat suara tangisan Jisung mulai merambat di telinganya. Saat dimana dunianya menjadi berpusat pada bagaimana cara membuat Jisung tetap bisa marasakan kasih sayang dari orang tua tunggal. Jaemin sering mendengar bahwa ikatan batin antara orang tua dan anak tidak akan pernah salah. Jaemin akui itu benar dan Jaemin juga merasa bahwa hal itulah yang akhirnya membuat kisahnya justru berubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines