I AM THE QUEEN

I AM THE QUEEN

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 9, 2022
Dibawah rembulan yang indah seorang gadis cantik menikmati setiap hembusan angin yang berhembus mengenai kulitnya, duduk di atas balkon kamar dengan kaki di ayun kebawah sambil menikmati indahnya pemandangan kota yang bisa sedikit mengurangi rasa kesal yang dialami satu harian. Namun siapa sangka ini akan menjadi pemandangan terakhir yang akan dinikmati oleh seorang Armelle Caliste atlet multitalent yang sangat terkenal di dunia. "Aku tidak mau mati sekarang" Ucapan terakhir gadis itu sebelum menutup mata untuk selamanya. Note: Asli pemikiran sendiri, No plagiat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Trust
  • The Hidden Mestophia [Revisi]
  • ❲END❳ TRAPPED IN A HAREM NOVEL
  • Figuran Spesial (TERBIT)
  • Rebirth of the Bound Soul (END)
  • MYKAILA TRANSMIGRASION
  • Transmigrasi si Bulat [END]

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines