SUAMIKU TUKANG FOTOCOPY

SUAMIKU TUKANG FOTOCOPY

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 25, 2022
Anya Dwinov Sebastian seorang wanita berusia 24 tahun, putri sulung dari keluarga yang cukup terpandang di kota nya. Sifat nya yang keras kepala, pantang menyerah, hobi kuliner, mandiri dan selalu ceria mampu mengantarkan nya menjadi salah satu karyawan di perusahaan yang bergerak di bidang makanan yang produknya sudah terkenal dikalangan global. Adi Bagus Pangestu, pria berusia 28 tahun yang selalu dituntut untuk menikah oleh kedua orang tuanya. Dia memiliki usaha percetakan, dengan modal lulusan Multimedia dan bekerja di tempat-tempat percetakan dia mampu mendirikan usaha nya sendiri. Bagus merupakan putra sulung dari keluarga biasa, ayahnya hanya seorang guru di SMA swasta didaerahnya, sedangkan sang ibu hanya berdagang kebutuhan pokok. Memandang kehidupan keluarga nya membuat Bagus lebih mementingkan bekerja daripada mencari jodoh. Lalu hal apa yang membuat Bagus dan Anya menikah?, Kalian pantengin terus aja yah cerita ini. Stay toon guys.
All Rights Reserved
#66
suami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Our Mistake
  • ARHANAYA || SUDAH TERBIT ||
  • ME VS MR. SUPERIOR
  • Bersama
  • Edina & Juan
  • Where the Heart Finds Home
  • My Lecturer is My Husband
  • Saga Anin / Salah Target (Tamat)

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines