JENTAKA

JENTAKA

  • WpView
    Reads 519
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 3, 2022
[Haechan - Shuhua] "Gue kira bunga-bunga yang layu itu ga cuma karena seberapa kuat dia bertahan, tapi mereka cuma gugur dari pohon yang sempat mereka anggap rumah." -Shenna Diajeng Maheswari "Kalo definisi rumah dari sketsa orang lain ga sesuai sama ekspektasi lo, maka lo bisa ciptain makna rumah dari perspektif lo sendiri." -Abian Kalendra Ketika rumah sudah kehilangan nyawa dan definisi yang sebenarnya; ada yang pulang untuk beristirahat, tetapi banyak pula yang pergi demi menjaga kewarasan diri. © pevcheskies 24.02.22
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ekspektasi
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • Kau Rumahku
  • Daechan Wiramaja
  • BINTANG 1117
  • Strongers Of Broken Home💔
  • • EUTANASIA •
  • Your Home [COMPLETE]

[[BUKAN BL(BOYSLOVE)!]] Nyatanya berekspektasi juga punya batasnya sendiri. Jangan terlalu berlebihan jika pada akhirnya kecewa, yang ada hanya luka tercipta. Raja dan Dewa punya harapan dulunya, hanya ekspektasi sederhana tapi nyatanya menyulitkan untuk terbina. "Kamu gak akan tinggalin aku kan, Raja?" "Ya iya lah! Sampai kita tua juga bakalan tetep bareng-bareng." "Janji ya?" "Janji, ini janji kakak buat adek Dewa." "HAHAHA iya kakak Raja." Lalu, mana janji kakak itu? Keduanya terpisah begitu saja. Tumbuh tanpa melihat satu sama lain, melawan dunia sendirian. Kata orang ketika kamu punya saudara kembar, kamu akan selalu punya pundak lain untuk bersandar kala lelah, pundak yang selalu bersedia menjadi tempat ternyaman. Ternyata itu tak berlaku untuk keduanya. Semi-Formal - 𝐄𝐤𝐬𝐩𝐞𝐤𝐭𝐚𝐬𝐢. ©rainalla_

More details
WpActionLinkContent Guidelines