Tehoru, Maluku. 1625. Setelah hampir satu abad dikuasai Portugis, Kepulauan Rempah-Rempah kini berada di bawah jajahan Belanda. VOC membangun desa di kota-kota pelabuhan di seluruh Maluku, dan memonopoli perdagangan pala dan cengkih. Banyak penduduk lokal yang dijadikan budak, sementara tanah dan hasil bumi mereka dikuasai oleh VOC. Jan Cornelisz, bocah 8 tahun putra seorang pegawai VOC, lenyap secara misterius. Hanya sepatu kirinya yang ditemukan berlumuran darah. Kei, seorang budak pribumi, ada bersama Jan Cornelisz saat bocah itu menghilang. Dia mengaku menyaksikan iblis menculik putra majikannya. Tidak ada yang mempercayainya. Manuel Lavoisier, seorang misionaris Prancis, diperintahkan VOC untuk mengorek pengakuan dari Kei yang akan dihukum mati, berdalih pendampingan spiritual. Setelah mendengarkan keterangan Kei, Manuel yakin budak itu tidak bersalah. Namun, jika begitu, siapa yang membunuh Jan Cornelisz? Betulkah ada iblis berdarah dingin yang meneror Tehoru?
Detail lengkap