Kusut : Dimensi Tak Berujung

Kusut : Dimensi Tak Berujung

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 25, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
" baru sekali kesini ya?" matanya berbinar dengan gaun pendek berwarna putih lusuh dihadapanku. Aku hanya menganggukan kepala. "mungkin sedikit pusing, kamu bisa berkunjung ke rumahku jika kamu berkenan, aku yakin kamu belum bertemu dengan Anael. "jadi kamu bilang aku di dimensi lain? bagaimana aku kembali? lalu aku masih hidup apa aku sudah mati? apa aku masih bisa balik ke dunia?" aku terkejut mendengar penjelasan Anael kalau aku di dimensi lain yang bukan dunia. "bisa, jika kamu menemui cinta sejatimu di dimensi ini, karena dulu didunia kamu tidak pernah tau dan merasakan apa itu cinta dan harapan. kamu diberikan tuhan sebuah kenikmatan untuk datang dan merasakan dimensi cinta ini dan itulah tugasku sebagai pembimbing disini. aku harap kamu dapat menemukannya disini bukan sembarang cinta, tapi cinta yang tulus" ucap Anael sambil tersenyum
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalia
  • APRIL
  • [LAD] → Love And Destiny
  • Buku Harian Dan Sebuah Musim
  • Take A Break
  • Garis Imajiner Hati
  • Dimensi Cinta Simulasi
  • Gupta
  • Cahaya Dirimu
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
Nathalia

"Lama-lama deket ama lo itu gabaik buat buat kesehatan jantung gw"Ujar Thata Natha memyendokan red velvet milik Thata dan beralih menatap Thata bingung. "Ga baik gimana maksud lo,"Balas Natha tak mengerti "Kalo gw lagi ama lo itu jantung gw berdetak di luar batas ritme standar,bisa-bisa gw jantungan"Jelas Thata Dengan susah patah Natha mencerna kalimat yang di ucapkan kekasihnya itu sampai akhirnya senyum nya mulai mengembang. "Jadi lo ngusir gw nih,ya udah gw bakal pergi biar jantung lo seht terus,"Ujar Natha sedikit dramastis. Ekpresi Thata berubah ketika Natha mulai berdiri dan melangkah pergi dari ny,dengan sigap Thata meraih tangan Natha. "Jangan pergi Nath,"Rengek Thata "Kenapa?katanya jantung lo gak sehat lama-lama bareng gw"Jawab Natha cuek "Kalo lo pergi,jantung gw bakal mati karena udah gak berdetak lagi"

More details
WpActionLinkContent Guidelines