METANOIA

METANOIA

  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 22, 2022
--- (Slow Update) Cerita ini masih berkisah seputar konflik rumah tangga. Kali ini tokohnya menganut agama Katolik. Jadi penyelesaian konflik ini terkait panduan hukum Katolik. Tidak mainstream seperti kasus pada umumnya. . Silakan dibaca untuk yang mau nambah wawasan. Skip bila yang sensitif dengan tema ini. Tidak dibenarkan menghina nilai agama tertentu. Tidak memaksa sensitive readers untuk membaca ini ya... ❤😊 💕💕 Cuplikan: "Miranda pergi bawa anak-anak." Memulai pembicaraan dengan Margareth, Banyu memberi tahu sebuah fakta. Margareth tidak menampakkan ekspresi apa-apa, ia harus senang atau sedih. Yang diketahuinya, ia bahagia bila bersama Banyu meski pria itu telah menjadi suami orang. Sempat bergumul dan menolak bahwa ia menyukai suami Miranda. Tapi perasaannya terbalaskan, sehingga ia tak lagi peduli pada hal lain. Sementara ia tahu relasinya dengan Banyu adalah bertentangan dengan hukum agama. Apa kisah selanjutnya, silakan dibaca. Jangan lupa vote, komen, dan follow 💕
All Rights Reserved
#379
suamiistri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • WHAT IS LOVE? (END)
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya
  • Ayo Rujuk!
  • DESTINY OF MY LIFE (END)
  • Nabila & Kelvin After Merried (END)
  • The ArYan
  • Kali Kedua [After Marriage] ✔
  • As Possible
  • My Baby Without Father (Di Pindahkan Ke Dreame/Innovel)

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines