Kanyaah

Kanyaah

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 26, 2023
WpInfo
Fiction
Historical
"Sekar, nama gadis itu. Cantik bukan? Bahkan parasnya benar-benar seperti bunga yang baru mekar." Begitu kata semua orang tentang Sekar. Bunga yang akan menuntun masa depan bangsanya. Hingga nantinya suatu bangsa lain kembali memberi harapan, bagai matahari terbit di keesokan hari. Sekar, gadis muda yang polos dan hanya tahu tentang berjuang, beranggapan bahwa kebahagiaan akan datang untuknya apabila negerinya telah merdeka. Bersama dengan kawan-kawannya, Sekar akan berpetualang demi mencari arti bahagia. Bahagia di antara panasnya bara api, tetesan darah yang menggenang di atas tanah, dan sorak sorai tentang kebebasan.
All Rights Reserved
#82
jurnal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Berbalut Puisi
  • Lintang Di Langit Majapahit [END]
  • Tubby, I Love You! (Selesai)
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • CHARTREUSE
  • save me
  • RENJANA⚜ ✔
  • The Last Birthday With You
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana

Kisah ini hanya fiksi berdasarkan imajinasi sang penulis menceritakan tentang kisah cinta seorang anak SMA yang introvert dan tak memiliki keberanian untuk mengutarakan perasaannya terhadap sang pujaan hati , kisah ini bermula ketika ia mulai membuat puisi dan mempostingnya di sosial media, ia pun selalu mencurahkan isi hatinya dalam bentuk puisi dan kemudian memposting puisi buatannya, awalnya ia hanya berniat untuk memposting satu puisi namun diantara puluhan like di akun sosial medianya ternyata gadis yang ia sukai membaca puisi tersebut , akhirnya ia memutuskan untuk setidaknya memposting satu puisi setiap minggu, ia berharap suatu saat sang gadis menyadari pesan dari nya. Nothing Bintang lima di titik koordinatnya Saling terpisah jauh jarak mereka Tiada keinginan akan itu semua Namun itulah sejatinya hidup tercipta Demi keindahan kasih dan saling menjaga Ikutilah arah mata angin tuk temui mereka Dan banyak usaha kau butuh mencapainya Sebab mereka tidaklah diam menunggu disana Mereka juga berjalan menikmati masanya Kapankah mereka bisa bertemu di suatu beranda Mungkin juga itu takkan pernah bisa Entahlah, siapa yang kan beri petunjuknya Bulan pun takkan berikan jawabannya Hanya diam dan terus memperhatikan kita Sejauh perjalanan yang penuh luka Apa sebenarnya kisah yang kau bawa? Sekuat tenaga kau berkorban dan berusaha Maukah kau tunjukkan sebuah rahasia? Silih berganti antara bulan dan surya Hanya semakin memperbesar lubang di dada Sanggupkah hati dan jiwa menahannya? Kini waktumu telah di ujung senja Kau hela nafas seolah lega Apakah itu kan tetap jadi rahasia? Bahkan kau tetap kukuh menyimpannya Meski terhina dimata mereka Ataukah itu sudah bukan lagi rahasia? Semua bertanya ada apa? Semua ingin tahu mengapa? Bagaimana kan kau sikapi itu semua? Semua pun terkesima pada akhirnya Sebab jawab mu "TAK ADA APA APA".

More details
WpActionLinkContent Guidelines