Distorsi: Love Can Hurt

Distorsi: Love Can Hurt

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 23, 2022
Masayu mungkin takkan pernah bisa melupakan Adhitia Saputra untuk selamanya dan itu sungguh menyebalkan. Tak cuma bertahun dirinya berkutat dengan berbagai 'peninggalan' lelaki tersebut, namun selama bertahun itu pula ia mencoba bertahan dengan perasaannya sendiri. Tetapi ketika akhirnya mereka tak sengaja bertemu berbagai perasaan kembali mencuat dan mengarahkan mereka pada satu sama lain. Ini adalah sebuah kisah penyesalan. Tentang bagaimana kuatnya ego yang mampu mengalahkan kekuatan cinta dan akhirnya rasa sesal itu membuat dua insan harus berjuang keras untuk melepaskan atau memenangkan cinta mereka kembali. Keputusan apakah yang akhirnya akan mereka buat selanjutnya? Photo by Cottonbro and Min An on Pexels.com Edited by me @xolovedeasy, 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I believe you [ Complete ] - Tamat
  • MahaRani [END]
  • TACENDA [Ongoing]
  • CINCIN KEHIDUPAN (TAMAT)
  • Pergi [Complete] ✅
  • BITTERSWEET : TWINS (2) ✓
  • Happiness is a Butterfly [TAMAT]
  • Secret Love || LeeOn ✔️
  • Love Love Love ✓

Mohon Vote dan follow agar author semangat untuk mengembangkan ceritanya dan tidak berhenti di tengah jalan. 💕 Banyak kata-kata tidak bijak diucapkan dan adegan yang tidak patut ditiru || Siapkan tissue saat membaca ini 😭 🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁 Shasa tidak mengira akan dipertemukan kembali dengan cinta pertamanya yang telah dinyatakan meninggal 5 tahun yang lalu. Cinta pertama yang penuh debaran harus tergantikan oleh rasa benci hingga mendarah daging di keduanya. Haruskah Shasa kembali terlibat dengan masa lalunya atau melangkah maju dengan calon tunangannya? Apa yang menyebabkan mereka harus saling membenci? 🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁 Disclaimer: Cerita ini murni karangan Pena dua jempol. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, peristiwa atau cerita di platform lain maupun disini dengan nama penulis yang berbeda, mohon beritahukan pada kami.

More details
WpActionLinkContent Guidelines