Daimmer
  • WpView
    Membaca 455,100
  • WpVote
    Vote 18,229
  • WpPart
    Bab 57
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 7, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Leon Jonathan Kendrick, Seorang pemimpin geng motor bernama Draks, dia adalah pemimpin dan di segani oleh anak-anak di tempatnya bersekolah bukan hanya anak-anak sekolah tetapi juga anak-anak jalanan, ayah Leon yang seorang pebisnis membuatnya menjadi berpengaruh dan kebal oleh hukum. Apapun yang dikatakan oleh Leon tidak ada yang berani membantah kecuali Siren, kakak kelasnya, dia anak osis dan satu-satunya orang yang berani menegur Leon, selain itu dia juga satu-satunya orang yang dapat menaklukkan hati seorang Leon. Hingga suatu hari mimpi buruk Leon dimulai saat mantannya datang sambil menggendong seorang bayi perempuan dan mengatakan kalau itu adalah bayi Leon. ''Gila lo! mana mungkin ini anak gue!'' ''Gue gak bohong Yon! ini bener-bener anak lo! lo bisa tes DNA kalau gak percaya!'' ''Gak! gak! gak! itu gak mungkin goblok!'' ''Lo inget kejadian di rumah gue waktu ujan?'' tanya gadis bernama Livy yang katanya mantan Leon itu. ''Gila! itu cuman sekali goblok! masa langsung jadi?'' ''Salahin kecebong lo yang tokcer, nih ambil! tugas gue buat ngandung sama ngelahirin udah selesai sekarang tugas lo buat ngebesarin'' ''Lah nggak mau gue!'' Livy tidak memperdulikan penolakan Leon ia tetap menyerahkan bayi itu dan memaksa Leon untuk menggendongnya. ''Lo jaga ya, dan jangan balikin ke orangtua gue nanti mereka buang bayinya, lo kasih nama aja karena gue belum kasih nama kok?! Gue pergi ya, bayy!'' ''Ehh! Vy! AAKKHH! apa-apaan nih, gue disuruh ngebesarin bayi? OGAHH!'' Penolakan Leon tanpa sadar membawanya pada dunia barunya, dunia dimana ia akan menjadikan bayi itu alasanya hidup. ⚠️Follow sebelum membaca⚠️ ⚠️Jangan lupa tinggalin jejak⚠️
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
papamuda
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • EPHEMERAL PRINCESS {END} ✓
  • Transmigrasi Bunda
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Tacenda (TIDAK DILANJUTKAN)
  • A Reader Who Wants A Happy Ending
  • Ayesha Transmigration
  • Queen Mafia & Demon
  • EVAN [ON-GOING]
  • Fiana Or Riana [ END ]

Ephemeral berlaku bagi semesta ciptaan Tuhan. Begitu juga bagi gadis berjiwa indah itu. Dia hanyalah hujan di tengah musim kemarau yang datangnya didamba. Namun, hadirnya kerap dianggap tak ada. Nathalie Abigail Putri Gavriel. "Jen, gue pengen jadi bintang paling terang di atas sana," ucap Natha. "Bintang di atas sana udah banyak, Nath. Lo gak perlu repot-repot buat menjelma jadi bintang disana, karena Lo udah jadi bintang paling terang - ..." ucap Jeno menarik perhatian Natha sehingga gadis itu menoleh ke arahnya. "Di hati gue." "Natha ... gue sayang Lo, Nath. Natha-Nya Jeno. Jeno memang bukan pacar nya Natha, tapi Jeno temen hidupnya Natha." Gadis dengan Sejuta Luka dan Nestapa. Membangun rumah untuk sekelilingnya, meskipun dirinya tak memiliki rumah tempat berkeluh kesah. Dia adalah pemilik kisah Amerta, sedang hadirnya sendiri Lengkara. "Dek!" "Hmmm?" "Gue baru baca artikel. Katanya ada siswi SMA yang sinting karena kebanyakan belajar," tutur Rafa dengan nada dibuat menyeramkan. Natha berdecih mendengar berita omong kosong itu. "Ngarang aja lo, Bang!" "Dih, gak percaya! Beneran lho?" Rafa menekankan nada bicaranya meyakinkan Sang adik. "Y. serah," pasrah Natha menimpali ucapan nyeleneh Rafa. "Jangan gila belajar, Nath ..." tegur Rafa merasa tidak tega melihat Natha belajar dengan giat. Namun, tak pernah diapresiasi. "Kalo gak belajar gue bego. Kalo bego- ... Mama Papa gak perhatian lagi sama gue," sahut si bungsu pula. "Emang kalo Lo pinter Mama Papa perhatian sama Lo?" cetus Rafa dengan spontan. Natha tersenyum miris lantas menutup buku catatan tersebut. "Nggak juga sih, mereka cuma perhatian kalo gue sakit. Apa gue sakit sakitan aja ya, Bang?" Gadis itu kemudian menoleh pada Abangnya dengan senyuman pilu. "Tuh kan! Beneran sinting kan jadinya? Gara-gara kebanyakan belajar nih pasti." Kisah ini milik Nathalie dan Nayanika. Dua sosok dalam satu raga. Satu jiwa dan satu rasa.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan