Gimme A Way.

Gimme A Way.

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 28, 2022
Elle pikir, semua akan baik baik saja jika ia tak menghiraukan lukanya dan terus melangkah maju. Namun, Seperti kata orang. Sekuat apapun dirimu, jika tanpa ibu, hal hal kecil sekalipun akan terasa berat. Tidak peduli se lelah apa Elle menciptakan jalan untuk keluar. Segala luka yang telah susah payah ia tinggalkan, terasa seperti benalu yang terus menerus menempel dan menariknya mundur~
All Rights Reserved
#429
kekasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes Of Goodbye (END)
  • Leet Me Meet Him [On Going]
  • Egois (Clara) END✔
  • UNREQUITED LOVE [COMPLETED]✔
  • ALVIVA (END)
  • Bukan Kita D.A.N
  • F A K E ? [End]
  • Sama tapi Berbeda [END]
  • HILANG [Segera Terbit]

Sembuh bukan tentang menemukan cinta baru, bukan pula tentang melupakan jejak yang pernah tertinggal. Sembuh adalah seni merangkul luka tanpa membiarkannya menguasai, membiarkan kenangan tetap ada tanpa menjadikannya belenggu. Bukan proses yang bisa kupaksa atau percepat, melainkan perjalanan sunyi yang penuh riak-riak ingatan-tentang tawa yang dulu menghangatkan, tentang janji-janji yang kini hanya gema di lorong waktu. Aku tahu, kamu pernah menjadi rumah, tempatku pulang tanpa ragu. Namun, rumah itu kini hanya bayangan, berdinding sunyi dan berisi ruang-ruang kosong yang tak lagi menyambutku. Aku tidak ingin menghapus setiap memori, karena bagiku, kenangan adalah musim yang datang dan pergi-tak perlu diusir, hanya perlu diterima. Maka aku memilih berjalan, bukan untuk meninggalkan, tapi untuk melangkah dengan luka yang sudah kujinakkan, dengan hati yang tidak lagi mencari, tapi mengerti bahwa tidak semua yang hilang harus ditemukan kembali. -Sharfina

More details
WpActionLinkContent Guidelines