DEAR DIARY

DEAR DIARY

  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 27, 2022
20 tahun hidup baru sadar kalau aku tak diperioritas kan... Entah itu keluarga, sahabat, dan teman. Apalagi orang asing hahaha... hal yang mustahil hemmm. Aku harus begini, biar kalian senang... Aku harus begitu, biar kalian suka... Aku harus punya waktu untuk kalian, agar tidak... dianggap sombong dan sok sibuk... Aku harus serba bisa, biar tidak dibilang manja... Jika aku mengeluh saat merasa lelah tentang keadaan, kenapa bukan simpati atau saran positif yang aku dapat. Tapi hanya kata-kata yang hanya semakin memperburuk suasana hatiku. Jika aku butuh bantuan. Kemana kalian ketika aku membutuhkan? Kalian tidak ada, bahkan untuk sekedar untuk dihubungi saja tak bisa. Hanya karena teman baru aku diabaikan. Hanya karena ada pacar aku dilupakan. Bisakah aku sedikit saja bersikap egois?
Todos los derechos reservados
#16
keputusasaan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cerita Tentang Kita
  • (1) HIM ✔
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Antara aku dan dunia
  • Mahligai Sunyi
  • Dear Fenly || Un1ty
  • HARUSKAH KU PERGI
  • Di Balik Nama Zella
  • Friend's Zone's
  • Anak DESA ✔

Terkadang kita tak mengerti apa yang sebenarnya di inginkan oleh hati, terkadang sebuah hal kecil dapat membuat kita tersenyum dengan tulus atau bahkan mengingatkan kita tentang sepenggal kisah yang pernah terjadi. Aku mungkin hanya orang biasa yang mempunyai banyak mimpi untuk di wujudkan tapi aku selalu percaya suatu saat hal ini akan menjadi nyata walaupun entah kapan akan terrealisasikan, hanya Tuhan yang tahu. Inilah kisahku aku akan memulainya, baca , dengarkan dan mengertilah ini kisahku tentang sebuah perjalanan perasaan yang terjadi dalam hidupku. Entah ini takdir atau hanya ujian hidup yang harus terus aku jalani. Kadang aku merasa ini begitu menyakitkan ,begitu tak adil. Kadang aku ingin marah tapi dengan siapaa? Disaat aku merasa aku tak sanggup lagi menjalaninya aku akan menangis sekeras-kerasnya agar aku bisa merasa lebih baik, tapi tentu saja hal itu hanya bersifat sementara. Ataukah aku harus lari dari kenyataan hidup yang harus aku jalani? Mungkin dengan begitu hidupku akan lebih baik, tak mungkin semudah itu teman-teman aku ini masih remaja belum punya apa-apa , jajan aja masih minta ortu. Yaahh...apapun yang terjadi kedepannya aku cuman bisa jalani. Hidup ini kan penuh dengan teka-teki dan misteri apapun yang terjadi aku harus terus belajar mensyukurinya.hanya itu yang bisa aku lakukan. Seperti menerima keadaanku sendiri . Yaa keadaanku sendiri , keadaan yang kurang baik , keadaan yang sempat membuat aku menangis sebulan lamanya, keadaan yang membuat duniaku seperti kiamat , seperti waktu berhenti berputar . Entah kenapa ini terjadi bertubi-tubi kepadaku . Yang aku tau saat itu aku jatuh dan merasa ini sudah berakhir. . . . . . . Cerita ini telah aku revisi ulang dari cerita sebelumnya yaa..karna ada beberapa yang harus aku ubah sedikit dan perbaiki karna ada kesalahan teknis. Selamat membaca guys...

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido