Doctor In Love

Doctor In Love

  • WpView
    LECTURAS 199,403
  • WpVote
    Votos 1,967
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 19, 2018
"coba buka mulutnya?" akupun langsung memasukkan termometer ke mulutnya. "Hmm, suhu tubuhmu panas banget nih sampe 40 derajat" "ah masasih dok? gue gapercaya coba ulang" sahutnya tak percaya. "yaudah nih kempit termometernya" ucapku. "tuh, 40!" sambungku setelah beberapa menit. "gila panas banget lah, gua masih gapercaya! emangnya badan gua gurun" "yaudah, sekarang buka rok lo. gue mau masukin termometer ke pantat biar lo percaya" "lo ngadep tembok aja ya nggak sakit kok" sambungku. 1 menit... kemudian. "dok... ini kok mau periksa suhu tubuh doang kok aneh ya? pake posisi gini segala" tanya rena dengan posisi tengkurab ala bayi bayi baru bisa ngerangkak. "udah diem dulu, jangan banyak gerak" "tapi dok... ini.. termometernya kok besar?" "ya orang saya meriksanya bukan pake termometer kok."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • YoonMin Chat and Real Life
  • Ratapan seorang JONES!
  • Can You Love Me? | SEOHO | END
  • My Husband Is Cold Dokter
  • LOVE STORY QIANARRA
  • •LOVE MISTAKE• Heesun✓
  • Shitometri Love [Juara Kedua]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • DEE [Manusia Setengah Buah-Buahan]

"Temen gua minta ID Line lo, dek." "Kenapa dia nggak minta sendiri aja, sunbae?" "Temen gua lagi encok, dek. Jadi susah kalo mau jalan ke sini cuma buat minta ID lo. Kakinya juga sakit, abis kesandung beras tadi." "..."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido