Am I Antagonis?

Am I Antagonis?

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 28, 2022
"Kamu hanya melihat dari sudut pandang yang berbeda." Kalian hanya melihat hal yang dominan saja. sudut pandang kalian semua berbeda, namun kalian semua percaya pada yang benar-benar kalian lihat dan dapat kalian rasakan. jadi disini diriku ingin menceritakan sisi lain dari tokoh antagonis. Sintia, perempuan kasar yang bertransmigrasi ke sebuah novel yang berjudul "Am I Antagonist?". "Yes, i am." Sintia memang pada dasarnya manusia yang dicap jahat di tempat tinggalnya dan sekarang terjebak di dalam tubuh sosok yang lemah dan bodoh akan dunia. Membuat Sintia benar-benar menjadi antagonist di novel "Am I Antagonist?" Banyak hal yang mungkin mirip dengan book orang lain. karena ya ... saya memang terinspirasi dari book orang lain. saya amat senang jikalau kalian mengkritik saran pada book saya, karena saya akui book ini jauh dari kata sempurna.
All Rights Reserved
#877
protagonis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Antagonis Sister [Slow Update]
  • I Became The Antagonist
  • Tunanganku? Oh, bukan! [END]
  • Sister's Of Antagonis [ FULL PART]
  • My Duchess / End
  • ANTAGONIS atau PRATAGONIS
  • Become The Antagonist's Sister?
  • Jadi Antagonis Twins (On Going)
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]
  • Revisi Takdir Sang Antagonis

[Warning!] Cerita ini berisi kan Kata-kata kasar dan tindakan kriminal, bagi yang tidak suka bisa di skip. - Haura Yovanka anak tunggal kaya raya, gadis berusia 21 tahun yang tengah sibuk menyelesaikan skripsi akhir semester nya, namun di tengah-tengah kesibukan nya sahabatnya malah merekomendasikan novel yang tengah booming pada saat itu. Haura yang muak akan skripsi nya itupun akhirnya membaca novel itu, namun alih-alih senang haura malah membenci novel itu karena protagonis pria sad ending sedangkan protagonis wanita mendapat happy ending. Haura yang membenci novel itu berencana untuk mengembalikan novel itu pada sahabat nya, di tengah perjalanan Haura mengalami kecelakaan beruntun bersama novel itu. Dan sial nya lagi, Haura yang seharusnya mati malah masuk ketubuh antagonis dalam novel itu, antagonis yang berakhir mati di tangan adik nya, sang protagonis pria yang berakhir sad ending. - "Berikan dirimu pada ku,kakak." "E-eh?" - Jangan lupa vote dan komen nya ya:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines