We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The State of Being Normal

The State of Being Normal

  • WpView
    Reads 325
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 28, 2022
WpInfo
Fanfic
Percy Jackson and the Olympians
[Fanfic • Romance • Short story] "Apa kau mau jadi pacarku?" Sherman berkedip, sekali, dua kali. "Huh?" "H-hanya untuk sehari, tenang saja." "HUH?" °•°•°•° °•°•°•° Memiliki orang tua dewata sama sekali tiada enak-enaknya. Benar, kemampuan unik, stamina super dan fasih berbahasa kuda memang terdengar menyenangkan, tetapi rasanya tidak sepadan melihat resiko yang ada. Diburu hingga mati, lebih tepatnya. Sherman Yang bahkan tak punya waktu untuk menjalin asmara, jadi ia akan mengambil segala kesempatan yang ia bisa. Termasuk ini. Terutama ini. Apa itu normal, memangnya? [Diikutkan dalam event #Sevensurprises yang diadakan oleh WattpadFanficID]
All Rights Reserved
#4
normal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • LET ME LOVE YOU | SUNGHOON [END] ✓
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Stay (Away)
  • [END] Blind Rainbow
  • Alkenio
  • 1. I&U : Pacar Kontrak [END]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Destiny [COMPLETED]

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines