Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
-Last 21 Days

-Last 21 Days

  • WpView
    Membaca 55
  • WpVote
    Vote 14
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 31, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Naya cewek remaja yang selalu disalahkan atas kematian ibunya membuat dunia seolah-olah kejam kepadanya. Orang-orang yang Naya sayangi satu per-satu pergi dan hilang meninggalkan dirinya sendiri termasuk sahabat nya dari kecil Biru Laksamana seakan-akan itu adalah hukuman dari tuhan untuk nya. Keadaan fisik nya yang tidak sempurna itu justru sebagai keistimewaan yang diberikan tuhan kepadanya supaya tetap terus bertahan di ruang dimensi mimpi yang gelap, suram, dan menakutkan tidak ada siapapun kecuali dia seorang diri, tidak ada setitik pun cahaya kecuali sebuah rintihan, teriakan kesakitan, dan tangisan menyedihkan dari dirinya hingga suatu hari ada sebuah uluran tangan dari lubang cahaya yang menarik nya keluar dari dalam sana menuju suatu tempat yang penuh kedamaian dan ketenangan. "Nayaa, kamu janji yah sama mama sampai kapanpun Naya gak boleh sedih dan nangis. Naya harus selalu senyum, senyum, dan senyum " "Iya ma, Naya janji gak akan pernah sedih dan nangis karena Naya kan punya mama, papa dan abang yang selalu sayang sama Naya" *** "Mama maafin Naya. Naya gak bisa nepatin janji Naya ke mama untuk gak pernah sedih dan nangis dan selalu senyum di keadaan apapun karena, saat ini Naya udah gak punya siapa-siapa lagi disini. Naya benar-benar sendirian" -Peri lara
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu
  • Disguise... [END]
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Become Baby Boy✓
  • BUMANTARA
  • Raina Maramitha
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]

"Ada napas yang tertinggal di masa lalu. Larasati hanya perlu mendengarkannya." Larasati selalu merasa asing di dunia yang ia pijak-seperti ia pernah hidup di tempat yang berbeda, pada waktu yang tak bisa dijelaskan. Dalam diamnya, ia menyalakan lilin... dan dari nyala itu, masa lalu mulai berbicara. Suara-suara dari kehidupan sebelumnya datang perlahan: tentang seorang tabib wanita yang merawat bayi dan jiwa manusia, tentang putri seorang Tumenggung yang tak pernah dikenang sejarah, dan tentang lelaki bernama Raka yang jiwanya terasa begitu akrab. Saat ingatan mulai terungkap satu demi satu, Larasati harus memilih: melupakan semuanya... atau mengikuti bisikan yang menuntunnya pulang. Larasati: "Raka, aku merasa ada yang lebih dari sekadar lilin ini. Sepertinya, mereka membawa sesuatu yang lebih dalam... sesuatu dari masa lalu." Raka: "Aku merasakannya juga. Seperti kita pernah terhubung, meski kita tidak tahu bagaimana."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan